Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Desember 2025 | 01.15 WIB

Cerita Makan Bergizi Gratis dari MAN Sidoarjo, Dinantikan Siswa Selepas Salat Zuhur di Masjid

Mobil SPPG menyalurkan ompreng MBG ke MAN Sidoarjo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Cerita Makan Bergizi Gratis dari MAN Sidoarjo menjadi gambaran bagaimana program pemerintah hadir langsung dalam keseharian siswa. Setiap siang, selepas salat zuhur di masjid sekolah, ratusan siswa menantikan satu momen yang kini terasa istimewa, yakni menyantap makan siang bergizi bersama.

Program Makan Bergizi Gratis atau MBG telah memasuki tahun pertama pelaksanaannya. Selama setahun berjalan, hampir 50 juta penerima manfaat dari berbagai kelompok usia telah merasakan dampaknya.

Salah satu potret pelaksanaan program itu terlihat di MAN Sidoarjo, Buduran, Jawa Timur. Para guru mengakui kehadiran MBG membawa perubahan positif pada semangat dan aktivitas belajar siswa.

Kamis siang (11/12/2025), suasana halaman MAN Sidoarjo tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pukul 10.00 WIB, JawaPos.com meliput langsung proses pembagian MBG yang berlangsung tertib.

Ratusan siswa berseragam olahraga dan batik bergiliran mengantre rapi di halaman sekolah. Sebuah mobil box dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat menurunkan ratusan ompreng berisi makanan.

Pemandangan itu menjadi penanda kehadiran nyata program andalan Presiden Prabowo Subianto di lingkungan sekolah. MBG tak lagi sekadar wacana, tetapi benar-benar mengisi rutinitas harian siswa.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN Sidoarjo, Lilik menjelaskan program MBG di MAN Sidoarjo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

Di tengah aktivitas tersebut, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN Sidoarjo, Lilik, menjelaskan awal mula program dijalankan. Ia menyebut MBG mulai diterapkan sejak awal November 2025.

“Untuk programnya awal November 2025 MBG mulai berjalan di MAN Sidoarjo,” ujar Lilik kepada JawaPos.com. Sejak saat itu, pembagian makanan dilakukan rutin setiap hari sekolah.

Lilik menjelaskan, menu MBG dibedakan berdasarkan hari. “Setiap hari Senin sampai Jumat itu berupa nasi, kalau Sabtunya berupa makanan ringan,” katanya.

Karena siswa MAN libur pada hari Sabtu, pembagian makanan ringan dilakukan lebih awal. “Sabtunya kan anak-anak libur, jadi makanan ringan itu diberikan di hari Jumat,” ucapnya.

Dengan skema tersebut, siswa menerima dua jenis makanan pada hari tertentu. “Iya, jadi dobel, makanan nasi sama makanan ringan,” lanjut Lilik.

Pembagian MBG difokuskan pada jam makan siang. Jadwalnya disesuaikan dengan waktu Salat Zuhur berjemaah di masjid sekolah.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore