
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf (kiri) bersama Kepala BPKH Fadlul Imansyah di International Hajj Fund Forum di Jakarta (8/10). (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bergerak cepat merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Melalui Program Tanggap Bencana, BPKH menyalurkan bantuan senilai Rp 3.029.100.000 atau sekitar Rp 3 miliar yang bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU).
Bantuan ini dialokasikan ke berbagai titik pengungsian terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa serta hilangnya warga akibat bencana tersebut.
Ia menegaskan, bantuan ini merupakan amanah umat yang harus segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.
“Bantuan ini bukan sekadar materiil, tetapi juga wujud solidaritas dari jutaan jamaah haji dan masyarakat Indonesia. Saudara-saudara kita di Sumatera tidak sendirian menghadapi ujian ini,” kata Fadlul kepada wartawan, Jumat (5/12).
Ia menjelaskan, bantuan lebih dari Rp 3 miliar tersebut disalurkan dalam bentuk logistik yang menjadi kebutuhan mendesak pengungsi.
Menurutnya, bantuan itu meliputi paket sembako keluarga, hygiene kit, selimut dan alas tidur, kebutuhan ibu dan bayi, perlengkapan kebersihan, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati menjelaskan, penyaluran dilakukan melalui sinergi dengan Mitra Kemaslahatan dan pemerintah daerah agar distribusi berlangsung cepat dan tepat sasaran.
“Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan sangat penting. Bantuan kami wujudkan dalam barang-barang esensial yang paling dibutuhkan pengungsi, mulai dari pangan hingga perlengkapan bayi," ujarnya.
BPKH berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu percepatan pemulihan pascabencana di wilayah-wilayah terdampak bencana.
"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan mendukung proses pemulihan masyarakat,” pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
