Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/11) malam. (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pemerintah memastikan stok logistik nasional, terutama beras, berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan wilayah terdampak bencana. Tak dipungkiri, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengakibatkan putusnya jalur transportasi.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menjelaskan berdasarkan data Bulog, cadangan beras nasional hingga Desember masih mencukupi.
“Dari 1,3 juta ton sejak Agustus lalu, cadangan beras di Bulog yang harus dikeluarkan sampai Desember untuk beras SPHP baru sekitar 800–900 ribu ton. Artinya, masih ada sekitar 600 ribu ton,” kata Tito di Posko Nasional Penanggulangan Bencana, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12).
Tito menyoroti kondisi di Lhokseumawe yang terisolasi akibat jalan dan jembatan terputus. Awalnya pemerintah daerah berencana menarik pasokan beras dari wilayah sekitar, namun setelah pengecekan, ternyata terdapat cadangan besar di gudang Bulog setempat.
“Jadi sebenarnya tidak perlu mengambil beras dari daerah lain. Cadangan di sana cukup untuk sembilan bulan. Mereka bisa mengeluarkan beras bantuan bencana secara unlimited sepanjang ada surat permintaan dari kepala daerah yang diteruskan kepada Kepala Badan Pangan Nasional, Pak Mentan Amran, dan selanjutnya dieksekusi oleh Bulog,” jelasnya.
Tito menambahkan, mekanisme permintaan bantuan kini dibuat lebih sederhana agar penyaluran dapat dipercepat. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, serta Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
“Banyak kepala daerah yang mungkin belum tahu. Silakan cek cadangan di gudang Bulog masing-masing. Jika tersedia, cukup buat surat kepada Kepala Badan Pangan Nasional Pak Amran, bisa melalui WhatsApp. Kalau tidak, bisa melalui saya dan nanti saya teruskan kepada Pak Amran untuk segera dieksekusi Bulog,” tuturnya.
Selain beras, Tito juga memastikan persediaan minyak goreng aman dan dapat disalurkan melalui mekanisme yang sama. Sementara itu, untuk kebutuhan BBM, Kementerian ESDM bersama Pertamina dan SKK Migas telah mempercepat pemetaan dan pengiriman suplai ke wilayah terdampak.
“Pak Bahlil turun bersama Pertamina dan SKK Migas, semuanya bergerak memetakan daerah yang kekurangan suplai dan segera mengirimkan kebutuhan, terutama bagi wilayah terisolasi yang sangat membutuhkan untuk genset maupun kendaraan,” urainya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022