
Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Presidium Penyelamat Organisasi untuk Percepatan Muktamar dan Muktamar Luar Biasa (MLB) Nadlatul Ulama (NU, mendorong segera digelarnya forum persmusyawatan tertinggi sebagai langkah konstitusional dalam menyelesaikan konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Konflik internal itu muncul setelah beredarnya risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum PBNU.
"Kami menyimpulkan bahwa krisis PBNU saat ini adalah kesalahan kolektif kepemimpinan PBNU yang telah kehilangan Ruhul Khidmah (jiwa pengabdian)," kata KH Imam Jazuli dalam keterangan tertulis, Selasa (2/12).
Konflik internal di tubuh PBNU itu dinilai telah mencapai titik krusial, dengan adanya seruan moral untuk islah dari Forum Sesepuh NU di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, pada 30 November 2025. Ia mengamini, seruan islah dari sesepuh NU memang memiliki kekuatan moral yang besar dalam tradisi Nahdliyin, dimana nasihat kiai sepuh menjadi panduan utama dalam menjaga harmoni.
"Ini adalah panggilan untuk kembali ke khittah NU, menekankan pentingnya persatuan dan menghindari perpecahan," tegasnya.
Karena itu, ia juga mendorong Syuriyah PBNU untuk akan melaksanakan rapat pleno sebagai wadah penunjukan Pj Ketua Umum PBNU, dengan tugas menyiapkan Muktamar ke-35 yang dijadwalkan pada awal tahun 2026.
"Bila Rapat Pleno PBNU tidak mencapai keputusan semestinya, maka kami merekomendasikan penyelesaian kolektif melibatkan pemilik mandat, yakni meminta kepada PWNU, PCNU dan PCINU untuk segera melayangkan surat resmi kepada PBNU agar dilaksanakan Percepatan Muktamar dan atau Muktamar Luar Biasa (MLB)," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga NU untuk menjaga ukhuwah nahdliyah dan menjunjung tinggi etika di media sosial. Ia berharap, ada jalan keluar terbaik dari konflik internal tersebut.
"Memperbanyak taqarrub kepada Allah SWT, seraya memohon agar persoalan yang terjadi di PBNU segera memperoleh jalan keluar terbaik dengan jalan islah konstituonal berupa Muktamar dipercepat dan atau Muktamar Luar Biasa," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
