
Wakil Menteri P2MI, DZulfikar Ahmad Tawalla. (Istimewa)
JawaPos.com - Tidak hanya di Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian ESDM, peran strategis polisi aktif di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) juga dinilai penting. Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan bahwa polisi aktif yang bertugas di kementeriannya turut membantu penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masih marak terjadi.
Karena itu, Wamen Dzulfikar tidak ragu-ragu menyampaikan bahwa pelipatan personel Polri aktif di KP2MI sudah menjadi kebutuhan strategis. Keberadaan mereka sangat penting karena penanggulangan TPPO sangat kompleks. Sebab, kejahatan TPPO merupakan tidak kriminal lintas batas negara yang kerap mengandalkan jejaring dari negara satu dengan negara lainnya. Sehingga penanganannya tidak mudah.
”Dari pandangan saya perlunya KP2MI membutuhkan penegakan hukum (Polri),” kata dia.
Dzulfikar menyampaikan bahwa KP2MI dan Polri sudah menyepakati pembentukan desk khusus untuk menangani pekerja migran ilegal dan TPPO. Keberadaan desk tersebut, lanjut dia, dilakukan demi mempercepat proses penanganan. Dengan keberadaan desk khusus itu, koordinasi dapat dilakukan secara langsung oleh semua pihak yang memiliki kewenangan dan kewajiban memberikan pelindungan kepada PMI.
”Dengan polisi aktif dalam struktur KP2MI, penegakan hukum terkait TPPO dapat lebih cepat dan efisien, karena koordinasi dan komunikasi lebih cepat serta pencegahan pengiriman PMI ilegal lebih bisa massif dilaksanakan,” terang dia.
Menurut Dzulfikar, pengalaman polisi aktif dalam melakukan investigasi, langkah intelijen, dan kerja operasional hukum sangat relevan dengan persoalan migran ilegal dan eksploitasi. Apalagi bila mengingat KP2MI memiliki keterbatasan dalam sumber daya manusia, anggaran, dan kewenangan penegakan hukum. Kerja sama dengan Polri sangat dibutuhkan.
”Polisi aktif yang ditempatkan di KP2MI tentu sudah berpengalaman dalam melakukan investigasi, intelijen, dan kerja operasional hukum, yang sangat relevan untuk menangani kasus migran ilegal dan eksploitasi. Hal ini penting karena KP2MI memiliki keterbatasan dari sisi SDM, anggaran, dan kewenangan penegakan hukum,” terang dia.
Tidak hanya itu, Dzulfikar mengingatkan kembali bahwa pelindungan pekerja migran kini sudah menjadi atensi khusus Presiden Prabowo Subianto. Dia menyatakan bahwa jumlah PMI prosedural dan non-prosedural saat ini berbanding sama. Untuk melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan, KP2MI membutuhkan polisi aktif.
”Perlunya penegak hukum (Polri) dapat membantu tugas KP2MI dalam prosesi pencegahan dan penindakan pelaku-pelaku penempatan PMI ilegal,” ujarnya.
Saat ini, KP2MI sudah memiliki direktur siber. Menurut dia, jabatan itu pantas diisi oleh jenderal Polri yang berpengalaman di bidang siber. Karena itu, Dzulfikar menyatakan bahwa keberadaan polisi aktif pada jabatan-jabatan di KP2MI sangat penting.
”Sejauh ini tidak ada kendala dalam hal komunikasi dan kerja sama tim. Bahkan anggota Polri punya satu kelebihan karena terbiasa kerja cepat termasuk kerja dalam situasi genting seperti penanganan kasus-kasus TPPO dan pencegahan pengiriman PMI ilegal,” ungkap dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
