
Ilustrasi siswa penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). (Istimewa)
JawaPos.com - Jumat menjadi momen berkah bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos. Sejumlah bansos November 2025 kembali dicairkan pemerintah, baik dalam bentuk tunai maupun non tunai.
Namun, prosesnya dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua KPM menerima bansos pada hari yang sama.
Bagi KPM yang belum mendapatkan pencairan, pemerintah meminta untuk tetap tenang. Selama data sudah masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan masih berstatus aktif, bantuan dipastikan tetap cair.
Dikutip dari Radar Bogor, disebutkan bahwa ada 7 hingga 8 jenis bansos yang siap mengisi rekening KPM menjelang akhir bulan ini.
Dua bansos reguler, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi bantuan pertama yang kembali disalurkan. Penyaluran ini mencakup alokasi Oktober, November, hingga Desember 2025.
Laporan dari berbagai daerah menyebutkan saldo sudah mulai masuk ke rekening KPM di bank-bank Himbara. Selama KPM berstatus layak, bantuan akan terus disalurkan sesuai jadwal.
Beberapa hari terakhir sempat muncul kabar bahwa KPM yang diduga terlibat “permainan terlarang” akan dicabut bantuannya.
Namun info terbaru menyebutkan sebagian telah dinormalkan kembali dan dinyatakan masih berhak menerima bansos. Meski begitu, KPM tetap diimbau menghindari aktivitas ilegal yang dapat merugikan diri sendiri.
Bantuan berikutnya adalah BLTS Kesra yang kembali digulirkan untuk gelombang kedua. Di gelombang pertama, sebagian besar KPM sudah menerima pencairan.
Di gelombang berikutnya, pencairan dijadwalkan berlangsung bertahap mulai minggu depan. Nominalnya tetap sama, yakni Rp 900.000 untuk alokasi Oktober–Desember 2025.
Selanjutnya, bansos penebalan Rp400.000 kembali diberikan bagi KPM yang pada alokasi Juni–Juli belum menerima pencairan.
Bantuan ini menjadi tambahan penting untuk menopang kebutuhan pangan penerima manfaat.
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD, SMP, SMA serta KIP Kuliah juga terus berjalan hingga akhir tahun.
KPM yang datanya aktif dan belum menerima pencairan diminta rutin berkoordinasi dengan operator sekolah. Pencairan PIP memang tidak seragam.
Bantuan bisa diterima di awal, pertengahan, atau penghujung tahun, sehingga penerima manfaat perlu sabar menunggu proses verifikasi dan penjadwalan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
