Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (kiri) di Jakarta menyampaikan pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). (Humas Kemensos)
JawaPos.com - Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap keempat dan BLTS sebesar Rp 900 ribu di sejumlah daerah pada November 2025. Warga yang masuk daftar penerima manfaat (KPM) bisa segera mencairkan bantuan ini karena tenggat waktu pengambilan hanya 5 hari sejak penyaluran dilakukan.
Bantuan tersebut mencakup beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter yang disalurkan lewat jaringan Perum Bulog di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan pangan tersebut dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog, dengan sasaran 18,27 juta keluarga penerima manfaat.
Setiap KPM berhak mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng setiap kali penyaluran. Program ini menyasar rumah tangga miskin berdasarkan data Desil 1–5 dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Penyaluran resmi dimulai sejak akhir Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga akhir November. Distribusi dilakukan bertahap di berbagai provinsi, termasuk daerah tertinggal dan perbatasan. Undangan pengambilan bantuan dicetak oleh pihak desa atau kelurahan agar penyalurannya tepat sasaran.
Berdasarkan laporan dari Info Bansos, berikut beberapa wilayah yang sudah mulai menyalurkan BPNT tahap keempat serta BLTS Rp 900 ribu:
DKI Jakarta: Penyaluran dilakukan serentak sejak akhir Oktober 2025 untuk 217.975 penerima, dengan total 4.359 ton beras dan 871,9 kiloliter minyak goreng.
Kabupaten Sorong, Papua Barat: Menjadi lokasi peluncuran nasional perdana pada 30 Oktober 2025 untuk 43.935 penerima dengan 878 ton beras dan 175 kL minyak goreng.
Kabupaten Pati, Jawa Tengah: Penyaluran dimulai akhir Oktober untuk 116.559 penerima.
Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat: Undangan dicetak sejak 19 Oktober, penyaluran dimulai 23 Oktober di Kantor Walinagari Sungai Tarab.
Kota Bandung, Jawa Barat: Penyaluran simbolis dilakukan 30 Oktober melalui Bulog Bandung.
Kota Kediri, Jawa Timur: Mulai 30 Oktober untuk 26.451 penerima manfaat.
Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah: Tahap pertama dimulai awal November untuk 23.027 penerima.
Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat: Penyaluran dimulai awal November menjangkau lebih dari 46 ribu penerima.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
