
Menko Polkam Djamari Chaniago saat berkunjung ke KBRI Malaysia akhir pekan lalu. Dia menyoroti persoalan PMI tanpa dokumen resmi di Malaysia. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Dalam lawatan ke Papua pada Rabu (5/11), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menemui para komandan satuan (dansat) TNI dan Polri. Dia mengingatkan agar para dansat tidak lupa dengan pendekatan keamanan yang humanis.
Hal itu ditekankan oleh Djamari saat menyampaikan arahan dan sambutan di Polda Papua. Dia menegaskan, TNI-Polri merupakan 2 pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional. Karena itu, TNI dan Polri harus kompak dan solid. Termasuk di Papua.
”TNI dan Polri adalah 2 pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional. Keberhasilan pemerintah dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga ketertiban, dan mendorong pembangunan di Papua sangat bergantung pada soliditas, sinergi, dan profesionalisme rekan-rekan di lapangan,” ucap Djamari dalam keterangan resmi pada Kamis (6/11).
Djamari juga menekankan pentingnya pendekatan komprehensif yang mengedepankan keamanan bersifat humanis. Yakni dengan cara menggabungkan operasi keamanan yang tegas berikut pembinaan masyarakat yang persuasif dan solutif. Sehingga keberadaan TNI dan Polri di Papua akan memberi manfaat luas.
”Tugas kita bersama adalah menjaga agar rakyat Papua merasakan kehadiran negara dalam bentuk nyata melalui keamanan yang stabil, pelayanan publik yang baik, dan kesempatan yang adil untuk maju,” ujarnya.
Selain para komandan satuan TNI dan Polri, turut hadir para pejabat seperti gubernur, kepala kejaksaan tinggi, komandan korem, komandan pangkalan TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh muda di Papua. Djamari mengajak semuanya untuk bersatu dan mengesampingkan ego sektoral.
”Tantangan di Papua, baik sosial, ekonomi, maupun keamanan, menuntut kerja bersama yang terpadu dan terarah,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Papua Mathius D. Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan menko polkam di Papua, Dia juga menginginkan agar sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di Papua terus terjalin.
”Semoga sinergitas pemerintah pusat dan Papua tetap berjalan baik dan terus baik dalam menjaga keamanan dan stabilitas guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” harapnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
