
Presiden Prabowo Subianto menyapa dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri yang sudah berhasil mengungkap puluhan ribu kasus narkoba dalam setahun. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dilaksanakan oleh Polri. Dia menyatakan bakal hadir secara langsung bila Korps Bhayangkara menggerebek pabrik narkoba.
Komitmen itu disampaikan oleh Presiden Prabowo di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajarannya. Menurut dia, pemberantasan narkoba adalah kerja bersama yang harus terus dilakukan. Selain itu, dia ingin memastikan dukungannya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Polri.
”Tadi saya sampaikan ke kapolri kalau ada indikasi, pabrik mau diini (gerebek atau ditindak), saya ingin hadir juga pada saat itu, untuk memberi penekanan bahwa ini usaha kita semua,” kata dia tegas.
Prabowo menekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan kerja satu atau dua lembaga saja. Untuk itu, dia tidak ingin ikhtiar tersebut hanya mengandalkan satu lembaga. Dia ingin semua lembaga terlibat dan bekerja sama dalam pemberantasan narkoba.
”Ini kerja seluruh bangsa. Jangan hanya mengandalkan satu lembaga, dua lembaga, tidak bisa. Kita semuanya harus bekerja sama, karena ini sangat berbahaya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit menyatakan bahwa barang bukti ratusan ton narkoba yang dimusnahkan oleh Polri setahun belakangan setara dengan uang dengan nilai Rp 29,37 triliun. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut menyampaikan, barang bukti itu disita dari berbagai kasus narkoba yang ditangani sejak Oktober 2024-Oktober 2025.
Menurut Sigit, instansinya melaksanakan penindakan tegas terhadap kejahatan narkoba sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Dalam Asta Cita, pemberantasan narkoba sampai ke akar-akarnya menjadi salah satu poin yang diprioritaskan.
”Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari misi Asta Cita bapak presiden Republik Indonesia yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada program pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ucap Sigit.
Secara keseluruhan, Polri menangani 49.306 kasus narkoba selama satu tahun belakangan. Dari puluhan ribu kasus tersebut, sebanyak 65.572 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polri juga menyita ratusan ton narkoba dari para tersangka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
