
Ilustrasi cuaca panas (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca dan suhu panas yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia belakangan ini bakal terjadi sampai akhir Oktober atau awal November nanti. Untuk itu, masyarakat disarankan tidak terlalu lama berada di luar ruangan saat siang hari.
Saat dihubungi oleh JawaPos.com pada Sabtu (18/10), Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan bahwa cuaca dan suhu panas itu terjadi cukup lama karena peralihan menuju musim hujan. BMKG memastikan, fenomena tersebut wajah terjadi.
”Karena posisi matahari dan pola angin memang mempengaruhi suhu secara musiman,” jelasnya.
Meski begitu, BMKG meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, cuaca dan suhu yang terasa hari ini masih mungkin naik jika kondisi atmosfer tetap kering dan minim awan. Untuk itu, bersama otoritas kesehatan, BMKG menyarankan beberapa hal kepada masyarakat.
”Hindari paparan langsung matahari terlalu lama, terutama pukul 10.00–16.00,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, dan tabir surya jika banyak beraktivitas di luar ruangan. Kemudian memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan saat suhu tinggi, dan terus memantau informasi dari BMKG.
Guswanto menyampaikan bahwa ada beberapa penyebab cuaca dan suhu panas belakangan ini. Pertama BMKG mengidentifikasi gerak semu matahari pada Oktober tahun ini, posisi matahari berada di selatan ekuator, sehingga wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua menerima radiasi matahari lebih intens.
”Kedua pengaruh Monsun Australia. Angin timuran membawa massa udara kering dan hangat, mengurangi pembentukan awan dan meningkatkan paparan sinar matahari langsung. Kombinasi kedua faktor itu menyebabkan suhu udara melonjak hingga 37,6°C di beberapa wilayah,” terang dia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
