
Ilustrasi orang yang berjemur untuk mendapat sinar matahari . (Freepik)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkonfirmasi bahwa belakangan ini cuaca dan suhu di Indonesia sedang panas-panasnya. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat tidak terkena atau menghindari paparan sinar matahari secara langsung pada siang hari.
Secara lebih jelasnya, BMKG menyarankan agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan mulai pukul 10.00-16.00 menggunakan pelindung tubuh seperti payung, topi, baju berwarna terang, dan membawa air minum untuk memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.
”Maksudnya Jam 10.00-16.00 WIB merupakan waktu dimana sinar matahari maksimum atau panas, bila mau beraktifitas di luar ruangan hendaknya memakai payung, topi, baju berwarna terang, membawa air minum,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto saat dihubungi JawaPos.com pada Sabtu (18/10).
Tidak hanya itu, BMKG menyarankan agar masyarakat yang sudah lansia, sedang hamil, atau masih anak-anak tidak keluar ruangan ketika panas sedang terik. Apalagi bagi masyarakat yang tidak terbiasa dengan cuaca dan suhu panas. Sebab, akibatnya bisa kelelahan sampai pingsan akibat panas yang menyengat.
”Zaman sekarang ini, di rumah ada AC, keluar rumah dengan Mobil ber-AC dan healingnya di Mall yg ber-AC juga, bila seperti itu nggak masalah. Namun berbeda dengan para ojol motor, tukang bangunan, petani dan sejenisnya, mereka di luar ruangan bekerja, sebaiknya bawa pelindung panas dan bawa air putih agar tubuh tetap segar dan tidak dehidrasi,” terang dia.
Lebih lanjut, Guswanto menyampaikan bahwa ada beberapa penyebab cuaca dan suhu panas belakangan ini. Pertama BMKG mengidentifikasi gerak semu matahari pada Oktober tahun ini, posisi matahari berada di selatan ekuator, sehingga wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua menerima radiasi matahari lebih intens.
”Kedua pengaruh Monsun Australia. Angin timuran membawa massa udara kering dan hangat, mengurangi pembentukan awan dan meningkatkan paparan sinar matahari langsung. Kombinasi kedua faktor itu menyebabkan suhu udara melonjak hingga 37,6°C di beberapa wilayah,” jelasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
