
Menko Polkam Djamari Chaniago berbincang dengan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kantor Kemenko Polkam pada Rabu (24/9). Keduanya sepakat membubarkan Desk Karhutla dan Satgas Karhutla. (BNPB)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menerima kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Kantor Kemenko Polkam pada Rabu (24/9). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas progres penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Sebagai menko yang belum lama dilantik oleh Presiden Prabowo, Djamari menghaturkan terima kasih atas kedatangan Suharyanto ke kantornya. Dia juga mengapresiasi kinerja BNPB bersama instansi terkait lainnya dalam penanggulangan karhutla. Menurut Djamari, persoalan tersebut harus ditangani bersama-sama.
”Sinergi pusat dan daerah, termasuk peran masyarakat, harus terus diperkuat. Ini bagian dari ketahanan negara,” kata dia.
Atas arahan yang disampaikan oleh Djamari, Suharyanto menyatakan bahwa pihaknya melaksanakan penanggulangan karhutla berdasar pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 dan Keputusan Kemenko Polkam Nomor 29 Tahun 2025. Dengan bekal regulasi tersebut, BNPB memegang peran kunci sebagai penanggung jawab tertib pelaksanaan Desk Karhutla yang melibatkan banyak instansi.
”Sinergi ini penting agar setiap kementerian dan lembaga bergerak selaras, tidak jalan sendiri-sendiri,” kata dia.
Sejauh ini, Suharyanto menyampaikan bahwa situasi karhutla 2025 di 6 provinsi prioritas sudah terkendali. Itu semua berkat kerja sama lintas sektor. Operasi udara, operasi darat, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci keberhasilan dalam penanggulangan karhutla belakangan ini.
Dengan kondisi yang relatif aman, Djamari sebagai menko polkam memutuskan membubarkan Desk Karhutla dan Satgas Karhutla. Untuk pengendalian selanjutnya, dia menyerahkan kembali kepada masing-masing kementerian dan lembaga yang memiliki tanggung jawab dalam penanggulangan karhutla. Termasuk untuk bersiap menghadapi potensi ancaman El Nino yang diperkirakan terjadi pada 2027.
”Kami sepakat dengan apa yang menjadi arahan menko polkam. Kalau kita tidak bersiap sejak sekarang, risiko kebakaran bisa kembali besar,” imbuh Suharyanto.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
