
Bus Rombongan Rumah Sakit Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo, 8 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia. (Nur Wahid/Halo Jember)
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan tengah menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mengetahui lebih lanjut terkait dengan penyebab kecelakaan bus pariwisata di Jalur Wisata Bromo, Jawa Timur.
"Ini kita temen-teman KNKT sedang melakukan investigasi, kita sedang menunggu hasil KNKT," Kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/9).
Lebih lanjut, Yani menyampaikan pencegahan kelakaan bus pariwisata terus dilakukan oleh Kemenhub. Bahkan, pihaknya telah melaksanakan Training of Trainers (ToT) terhadap perusahaan angkutan.
Selain itu, TOT juga dilakukan terhadap pegawai perusahaan angkutan agar mereka menjadi ahli dalam mendididk driver atau pengemudi mereka masing-masing.
Tak hanya itu, Kemenhub juga berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan terkait keselamatan terhadap armada bus. Khusus untuk kejadian kecelakaan di wilayah Probolinggo itu, pihaknya juga turut memeriksa aspek kelalaian pengemudi.
"Ini lagi dicek. Apakah ada pelanggaran terhadap kendaraan, pelanggaran terhadap kesalahan pengemudinya sedang kita cek," pungkasnya.
Sebelumnya, rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember mengalami nasib tragis. Niat liburan bersama keluarga pada Minggu (14/9) kandas di tengah jalan. Bus parwisata IND’s 88 yang mereka tumpangi mengalami rem blong di Jalur Wisata Gunung Bromo. Akibatnya kecelakaan maut terjadi dan sebanyak 8 korban meninggal dunia.
Namun berdasarkan penelusuran, bus pariwisata dengan nomor polisi P 7221 UG ini ternyata masih memiliki izin untuk beroperasional dan laik jalan, sebagaimana yang tercantum dalam laman resmi mitradarat.dephub.go.id.
Bus tersebut terdaftar atas nama PT INDRA JAYA BERSAMA. Izin angkutan bus IND'S 88 Trans yang dinaiki rombongan nakes RS Bina Sehat Jember, tercantum masih berlaku sampai 3 Oktober 2025.
Begitu pula dengan uji berkala, bus ini terakhir kali diuji di Dishub Jember dengan status lulus. Masa berlaku uji berkala sampai 4 Maret 2026. Mengingat uji KIR setiap 6 bulan, artinya bus ini baru dilakukan uji berkala pada September ini.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
