Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 22.36 WIB

Warga AS Sebar Foto Eksekusi Pemimpin G30S/PKI Letkol Untung di Internet, Asli Atau Palsu?

Warga AS Jacob Cass pamerkan foto eksekusi Letkol Untung atau Untung Syamsuri yang dikenal sebagai salah satu pemimpin Gerakan 30 September (G30S) pada 1965. (Instagram: @koleksi_sejarah_Indo)

JawaPos.com - Warga Amerika Serikat, Jacob Cass membuat geger netizen Indonesia. Pasalnya, ia memamerkan salah satu foto kontroversial, yakni foto yang diklaim asli tentang eksekusi Letkol Untung atau Untung Syamsuri yang dikenal sebagai salah satu pemimpin Gerakan 30 September (G30S) pada 1965.

“Foto asli eksekusi Letkol Untung. Dari koleksi pribadi saya, karena sepertinya banyak orang tertarik dengan foto ini,” kata Jacob Cass seperti diunggah pada akun Instagramnya, @koleksi_sejarah_indo pada Minggu (14/9).

Tampak pada foto tersebut Letkol Untung yang berbaju putih diikat pada sebuah kayu dengan mata yang ditutup kain putih. Dirinya tampak tegang menjelang eksekusi yang akan dilakukan.

Jacob menjelaskan, foto ini didapatnya dari kantor berita internasional asal Prancis yakni Agence France-Presse (AFP). Dia bahkan menaruh kagum bagaimana jurnalis AFP mendapatkan foto langka itu.

“Foto ini datang dari Perusahaan Media AFP/Belga, saya tidak tahu gimana mereka dapat foto ini dari Indonesia. Itu misterius sekali,” jelasnya.

Adapun ​Letkol Untung merupakan perwira militer Indonesia yang dikenal sebagai salah satu pemimpin G30S pada 1965. Saat itu, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan Resimen Cakrabirawa, pasukan pengawal Presiden Soekarno.

​Setelah G30S gagal, Letkol Untung menjadi buronan. Ia berhasil ditangkap di Tegal, Jawa Tengah pada Oktober 1965. Setelah melalui proses pemeriksaan dan persidangan di Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) pada 1966, ia dijatuhi hukuman mati atas keterlibatannya dalam peristiwa tersebut.

​Meskipun ia sempat mengajukan grasi, permohonannya ditolak. Letkol Untung akhirnya dieksekusi oleh regu tembak pada bulan September 1967 di Cimahi, Jawa Barat. Dengan demikian, ia meninggal karena dieksekusi mati sebagai hukuman atas perannya dalam peristiwa G30S.

Terkait foto ini, belum ada pihak terkait yang membenarkan jika foto itu asli atau palsu.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore