
Menko Polkam Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin saat memimpin rapat perdana di Kemenko Polkam pada Selasa (9/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin mengakui bahwa dirinya belum sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Budi Gunawan.
Meski demikian, Sjafrie menyampaikan terima kasih atas kerja-kerja Budi Gunawan dan seluruh jajaran selama bertugas di Kemenko Polkam.
Sjafrie menyebut, hari ini, Selasa (9/9) adalah momen pertama dirinya datang ke Kemenko Polkam. Di hari yang sama, dia memberikan arahan kepada para pejabat utama di kementerian tersebut.
Karena itu, dia belum sempat melakukan komunikasi apapun, termasuk dengan Budi Gunawan yang tugasnya kini diemban oleh Sjafrie karena sudah diberhentikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
”Jadi saya belum melakukan komunikasi apa-apa. Saya kira sudah jelas tadi, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jenderal Polisi Purnawirawan Budi Gunawan,” terang dia.
Menurut Sjafrie, Budi Gunawan sudah bertugas dengan baik selama memimpin Kemenko Polkam. Demikian pula dengan seluruh staf khusus yang selama ini membantu Budi Gunawan dalam menjalankan tugas tersebut.
Mereka dinilai sudah bekerja keras untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara di Kemenko Polkam.
”Terima kasih kepada semua staf khusus menteri koordinator polkam yang sudah memberikan sumbangan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu menko polkam yang sudah selesai menjalankan tugasnya,” kata dia.
Sjafrie pun menegaskan kembali bahwa peran, tugas, dan fungsi para deputi di Kemenko Polkam harus lebih maksimal.
Dia ingin mereka fokus dan lebih giat bekerja sama untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang kini diemban di Kemenko Polkam.
”Mereka harus solid, tegas disiplin, dan mereka harus efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya,” ucap Sjafrie.
Sebelum bertugas secara resmi menjadi Menko Polkam ad interim, tanda-tanda Sjafrie bakal menggantikan Budi Gunawan sudah tampak saat dirinya memberikan keterangan pers pada 31 Agustus 2025 di Istana.
Keterangan pers itu disampaikan menyikapi kondisi dan situasi pasca rangkaian aksi demo yang terjadi sejak 25 Agustus di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
