Potret Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah merespons positif setiap tuntutan rakyat yang disuarakan dalam aksi demonstrasi akhir Agustus 2025. Narasi tuntutan itu disuarakan ke dalam paket 17+8 tuntutan rakyat.
Yusril mengingatkan tidak semua tuntutan bisa langsung diwujudkan dalam waktu dekat.
“Terhadap tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, tentu pemerintah akan memberikan satu respons yang positif ke arah itu, walaupun tidak semua dari tuntutan itu dapat segera diwujudkan oleh karena memerlukan waktu,” kata Yusril di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Senin (8/9).
Menurut Yusril, ada sejumlah poin tuntutan yang memang membutuhkan proses lebih panjang. Ia berujar, Pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah koordinasi lintas lembaga agar publik mendapat kejelasan mengenai tindak lanjut tersebut.
“Antara lain perbaikan terhadap peraturan perundang-undangan yang ada, menunggu pemilihan umum tahun 2029 dan seterusnya, tapi hal-hal yang memang segera dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Yusril menekankan, pemerintah akan segera menjelaskan kepada masyarakat mengenai respons resmi dan peta jalan koordinasi yang sudah diputuskan.
“Hal-hal yang segera dapat direspon oleh pemerintah sekarang ini adalah saatnya bagi pemerintah untuk menjelaskan kepada publik respons apa yang dilakukan dan kemudian langkah koordinasi apa yang dilakukan,” lanjutnya.
Meski begitu, ia menegaskan tidak semua tuntutan aksi rakyat ditujukan langsung kepada pemerintah. Sebagian lainnya ditujukan kepada DPR sebagai lembaga legislatif.
“Tentu tidak semua itu ditujukan kepada pemerintah karena sebagiannya ditujukan kepada DPR dan kami berkeyakinan bahwa DPR akan memberikan respons yang positif pula terhadap apa yang menjadi tuntutan dari rakyat kita itu,” jelas Yusril.
Lebih lanjut, Yusril menekankan komitmen pemerintah untuk tetap terbuka merespons setiap aspirasi masyarakat.
“Terhadap tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, tentu pemerintah akan memberikan satu respons yang positif ke arah itu,” pungkasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
