Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 19.43 WIB

Demonstrasi Berdarah di Indonesia jadi Sorotan PBB, Serukan Penyelidikan Cepat dan Minta Para Jurnalis Diberikan Kebebasan Meliput

Ilustrasi aksi demonstrasi di Surabaya. baru-baru ini. rentetan aksi demonstrasi di Indonesia jadi sorotan PBB. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi aksi demonstrasi di Surabaya. baru-baru ini. rentetan aksi demonstrasi di Indonesia jadi sorotan PBB. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan atas dugaan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional selama terjadinya rentetan demonstrasi di Indonesia. Di mana enam orang telah tewas dalam rangkaian aksi ini.

“Kami memantau dengan saksama serangkaian kekerasan di Indonesia dalam konteks protes nasional atas tunjangan parlemen, langkah-langkah penghematan, dan dugaan penggunaan kekuatan yang tidak perlu atau tidak proporsional oleh pasukan keamanan,” kata juru bicara kantor hak asasi manusia PBB, Ravina Shamdasani, seperti dikutip dari The Strait Times, Selasa (2/9).

Ravina menjelaskan bahwa PBB menekankan pentingnya dialog untuk mengatasi masalah ini, sekaligus kekhawatiran publik setelah rentetan kebijakan yang dianggap nyeleneh dengan kondisi perekonomian masyarakat yang tengah digonjang-ganjing.

Bahkan, Kantor hak asasi manusia PBB juga menyerukan penyelidikan yang cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap rentetan demonstrasi ini.

"Semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional, termasuk yang berkaitan dengan penggunaan kekuatan,” ujarnya.

Shamdasani mengatakan semua pasukan keamanan, termasuk militer ketika dikerahkan dalam kapasitas penegakan hukum, harus mematuhi prinsip-prinsip dasar tentang penggunaan kekuatan dan senjata api oleh polisi.

“Pihak berwenang harus menjunjung tinggi hak untuk berkumpul secara damai dan kebebasan berekspresi sambil menjaga ketertiban, sesuai dengan norma dan standar internasional, terkait dengan pengawasan pertemuan publik,” ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga menekankan pentingnya para jurnalis untuk diizinkan melaporkan peristiwa yang terjadi secara bebas dan independen.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore