KIM Plus telah menunjuk Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni sebagai Ketua tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono.
JawaPos.com – Kasus Sahroni dan Adies Kadir menjadi pelajaran penting bagi pejabat publik dalam berkomunikasi dengan khalayak. Terlepas apa kasus dan sudah dicopot keduanya dari keanggotaan DPR, mereka disinyalir abai dengan saran tim komunikasi.
Praktisi Komunikasi dari Pandawa PR, Dihar Dakir, menyoroti pentingnya peran konsultan atau tim komunikasi bagi para pejabat publik dan anggota DPR. Menurut dia, kehadiran tim komunikasi profesional sangat krusial untuk mencegah terjadinya kesalahan bicara atau miskomunikasi yang dapat berdampak fatal bagi citra dan kepercayaan publik.
Menurut Dihar, kesibukan yang padat serta kompleksitas isu yang harus dihadapi membuat para pejabat dan anggota DPR seringkali tidak memiliki waktu untuk mendalami setiap isu secara komprehensif. "Mereka tidak bisa diharapkan untuk memahami semua isu yang akan ditanyakan oleh wartawan. Di sinilah tim komunikasi berperan untuk memberikan arahan dan pemahaman yang tepat," ujar Dakir, Jakarta, Senin (1/9).
Baca Juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Politisi PAN Eko Patrio dan Politisi NasDem Ahmad Sahroni
Lebih lanjut Dihar menekankan, seorang pejabat atau anggota dewan harus mampu menahan diri untuk tidak berbicara di hadapan publik atau media jika tim komunikasinya menilai waktu belum tepat. Hal ini penting untuk menghindari pernyataan yang tidak terkontrol, terutama saat berada di bawah tekanan emosi.
"Jika seorang pejabat memberikan pernyataan saat sedang dalam tekanan emosi, apa yang keluar dari mulutnya tidak bisa dikontrol. Begitu juga jika mereka memaksakan diri untuk bicara padahal belum memahami isu dengan benar, itu bisa menimbulkan kesalahan fatal," tambahnya.
Dihar Dakir. (Dok. Pribadi)
Lebih jauh Dihar mengatakan, tim komunikasi profesional harus mampu melakukan riset mendalam sebelum pejabat atau kliennya memberikan pernyataan. Riset ini berfungsi untuk memetakan isu, menentukan waktu yang tepat untuk berbicara, serta menyusun narasi yang akurat dan bijak.
"Tim komunikasi harus bisa mengarahkan dan memberikan masukan yang baik. Jika perlu, mereka harus meminta kliennya untuk tidak berbicara dulu sampai riset selesai dan mereka memiliki pemahaman yang utuh," jelasnya.
Fenomena maraknya platform komunikasi seperti podcast juga menjadi perhatian Dihar. Ia mengingatkan para pejabat untuk tidak terjebak dan berbicara sembarangan. Salah bicara dalam podcast dapat memicu kegaduhan atau bahkan kemarahan masyarakat.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
