
Anggota DPR Melchias Markus Mekeng dimarahi mahasswa dan diaspora Indonesia di Australia. (X @_gladhys)
JawaPos.com - Seorang anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng, viral di media sosial setelah disebut dimarahi oleh mahasiswa dan diaspora Indonesia di Australia.
Politisi itu kedapatan sedang plesiran ketika situasi di tanah air tengah memanas akibat gelombang demonstrasi dan menuai kecaman.
Dalam unggahan akun X @_gladhys, diceritakan bahwa teman-temannya yang kebetulan bertemu dengan Melchias di Australia langsung menegurnya saat tengah pelesiran di kota.
Dalam potongan gambar yang viral, terlihat Melchias mengenakan jaket hitam dan dihampiri sejumlah pemuda dan langsung berhadap-hadapan.
"Ini dari temenku di Australia. Kece banget temen2 mahasiswa dan diaspora Australia berani nyimpen dan marah2 langsung ke Anggota DPR," tulis @_gladhys, dikutip Minggu (31/8).
Diaspora Indonesia tersebut menilai kehadiran anggota DPR itu di luar negeri tidak pantas dilakukan di tengah kondisi tanah air yang sedang bergolak.
Momen tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu banyak komentar warganet. Tak sedikit yang menyayangkan sikap Melchias
Melchias Marcus Mekeng lahir 8 Desember 1963 dan merupakan politikus Partai Golkar yang menjabat sebagai anggota DPR RI selama lima periode (2004–2009, 2009–2014, 2014–2019, 2019–2024, dan 2024-2029).
Ia mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I yang meliputi Kabupaten Alor, Kabupaten Lembata, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Nagekeo. Saat ini, ia duduk di Komisi XI DPR.
Sebelumnya, di akun X @tanyarlfes terungkap jadwal kunjungan kerja (kunker) Komisi XI DPR ke Australia.
Komisi yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan itu disebutkan tengah melakukan kunker ke Negeri Kanguru tersebut mulai 26 Agustus-1 September 2025.
Ya, sehari setelah aksi unjuk rasa pertama di depan Gedung DPR RI, mereka terbang menuju Sydney.
Ada yang menarik dari jadwal yang tersebar tersebut. Para anggota dewan ternyata tak hanya sekadar kunjungan kerja ke kantor Australia National Audit Office (ANAO), bertemu awardee LPDP di Australia, ataupun kunjungan Australia Payment Network (AusPayNett) saja.
Ada selipan-selipan kunjungan wisata juga dalam agenda kunjungan kerja luar negeri tersebut.
Di hari kelima misalnya, disebutkan jika Komisi XI DPR akan mengikuti mini marathon. Kemudian para wakil rakyat itu akan istirahat makan siang di Blue Mountain Cafe.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
