Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 11.10 WIB

Tenaga Medis Jadi Korban Peluru Karet dari Aparat, Seluruh Relawan Ditarik Mundur dari Lokasi Aksi Massa

Pengunjuk rasa membakar water barrier saat aksi di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pengunjuk rasa membakar water barrier saat aksi di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Situasi mencekam terjadi di Jakarta, Sabtu (30/8) malam. Tidak hanya massa aksi, sejumlah tenaga medis yang bertugas mengawal jalannya demonstrasi juga menjadi korban.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Jaringan Tenaga Kesehatan (Jarnakes) Indonesia melalui akun Instagram resmi @jaringannakes_indonesia.

"Teman-teman Jarnakes yang bertugas di Jakarta dilempar aparat saat bertugas, satu dari kami mengalami luka di punggung," tulis keterangan resmi yang dikutip JawaPos.com, Minggu (31/8).

Tenaga medis yang terluka disebut tengah menjalani masa pemulihan usai insiden tersebut.
"Saat ini sedang pemulihan. Pun kami sedang menyiapkan logistik untuk aksi 1 September," terangnya.

Nakes Humaniesproject Kena Peluru Karet

Tidak hanya Jarnakes, tenaga medis dari Humaniesproject juga mengalami perlakuan serupa. Dalam unggahan akun Instagram @humaniesproject, salah satu nakes dilaporkan terkena tembakan peluru karet dari aparat.

Kondisi ini membuat seluruh tenaga medis ditarik mundur dari lokasi aksi.
"Tim tarik mundur sudah kena peluru karet," tulis mereka.

Para tenaga medis kini diarahkan menjauh dari titik kericuhan untuk mendapatkan perawatan yang lebih aman.
"Tolong menjauh terlebih dahulu. Untuk penanganan sembari jalan ke arah yang aman," demikian instruksi yang disampaikan.

Netizen Soroti Menteri HAM

Kabar mengenai tenaga medis yang ikut jadi korban ini menuai kecaman luas. Banyak netizen mempertanyakan keberadaan Menteri HAM yang dinilai belum memberikan pernyataan resmi.

"Menteri HAM menghilang ke hutan," tulis akun @abdurra******.

Meski begitu, doa dan dukungan tetap mengalir deras untuk para nakes.

"Saya & rakyat yg dirumah mendoakan semoga kalian semua baik-baik aja & selalu dalam lindungan Allah SWT.. meski kami dirumah, kami ikut khawatir & gabisa tidur. Semoga semuanya selamat sampe pulang ke rumah berkumpul kembali bareng," tulis salah satu netizen. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore