
Ilustrasi pentingnya perlindungan kepada tenaga medis. (Pinterest)
JawaPos.com - Perlindungan tenaga kesehatan dari risiko paparan darah selama prosedur medis menjadi perhatian penting di tengah tingginya potensi penularan infeksi di fasilitas layanan kesehatan.
Paparan darah akibat tertusuk jarum atau penggunaan alat medis yang tidak aman masih menjadi ancaman serius bagi dokter, perawat, maupun tenaga medis lainnya dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kehadiran teknologi dengan fitur perlindungan tambahan diharapkan mampu meminimalkan risiko cedera dan paparan darah, sekaligus meningkatkan standar keamanan dalam prosedur medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Paparan darah masih menjadi salah satu risiko terbesar yang dihadapi tenaga medis dalam aktivitas sehari-hari, terutama saat pemasangan kateter IV. Berdasarkan tinjauan sistematis klinis Fereidouni et al. (2018), risiko paparan darah dalam prosedur pemasangan kateter intravena disebut bisa mencapai 10 kali lebih tinggi dibanding cedera akibat tertusuk jarum.
dr. Masfuri, Ketua Perkumpulan Seminar Akses Intravena Indonesia (INA-PERSAI), menilai penggunaan teknologi closed system pada kateter IV semakin penting dalam mendukung keselamatan tenaga medis dan pasien.
"Kemajuan teknologi pada kateter IV menjadi standar baru untuk memberikan keamanan tambahan bagi tenaga kesehatan dari paparan darah serta mengurangi risiko penyebaran patogen kepada pasien. Hal ini berdampak signifikan pada kepuasan dan kenyamanan pasien," ungkapnya dalam diskusi ilmiah “urgensi perlindungan tenaga kesehatan menjadi sorotan utama” di Jakarta, dikutip Minggu (24/5).
Selaras dengan ini, perusahaan teknologi medis asal Jerman, B. Braun diketahui memiliki sistem kontrol darah terbaru yang dirancang untuk membantu menciptakan prosedur medis yang lebih aman bagi tenaga kesehatan maupun pasien dalam bentuk Introcan Safety 3 (IS3).
Hal ini merupakan inovasi terbaru kateter intravena (IV) yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan tenaga kesehatan dari risiko paparan darah selama prosedur medis.
Sekaligus sebagai solusi keselamatan kerja di fasilitas kesehatan melalui teknologi blood control septum yang mendukung konsep zero blood exposure atau meminimalkan kontak darah yang terlihat selama tindakan klinis.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
