Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 01.41 WIB

Jurnalis ANTARA Jadi Korban Kekerasan saat Meliput Aksi Demo, Mabes Polri Minta Seluruh Jajaran Selalu Melindungi Wartawan

Sejumlah masa aksi demo 25 Agustus terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Senin (25/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Pengamanan aksi demo di DPR pada Senin (25/8) diwarnai tidak kekerasan terhadap jurnalis. Seorang pewarta foto dari Kantor Berita ANTARA menjadi korban saat bertugas meliput aksi tersebut. Korban diduga dipukul oleh petugas kepolisian. Pasca peristiwa itu, Mabes Polri meminta seluruh jajaran selalu melindungi wartawan. 

Arahan itu ditegaskan langsung oleh Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Dia menyampaikan bahwa semua polisi dari level polsek, polres, polda, hingga Mabes Polri wajib melindungi wartawan yang tengah melaksanakan tugas peliputan di lapangan. Termasuk peliputan aksi demo seperti yang berlangsung di Jakarta kemarin.

”Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” kata Trunoyudo. 

Jenderal bintang satu Polri itu menyampaikan bahwa media merupakan salah satu mitra strategis bagi Korps Bhayangkara. Selain itu, wartawan juga merupakan salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat. Terlebih kerja-kerja jurnalis dilindungi oleh undang-undang. Sehingga harus dilindungi saat melaksanakan tugas peliputan. 

”(Media) berperan besar dalam memberikan informasi kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya,” jelasnya. 

Bayu Pratama Syahputra adalah pewarta foto Kantor Berita ANTARA yang menjadi korban kekerasan saat meliput aksi demo kemarin. Dia dipukul oleh aparat kepolisian hingga kamera sebagai alat kerjanya rusak. Tindakan polisi yang melakukan kekerasan terhadap Bayu mendapat kecaman dari banyak pihak, khususnya para jurnalis yang kerap menjadi korban kekerasan oleh aparat. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore