Di tengah dinamika global saat ini, transmigrasi menjadi instrumen strategis yang mampu memperkuat kehadiran negara. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
Pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2025 di Balai Kartini, Jakarta. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas RI, Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan kembali pentingnya program transmigrasi dalam pembangunan nasional. Ia menekankan, transmigrasi bukan hanya urusan memindahkan warga dari satu daerah ke daerah lain, melainkan sebuah strategi besar untuk pemerataan pembangunan dan kedaulatan bangsa.
“Bapak dan Ibu sekalian, sejak awal saya ingin memberi suatu statement, bahwa transmigrasi bukan hanya soal memindahkan penduduk. Ini adalah ikhtiar besar bangsa untuk menghadirkan keadilan, pemerataan, sekaligus menjaga kedaulatan,” ujarnya dalam sambutannya di acara pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/8).
Menurutnya, di tengah dinamika global saat ini, transmigrasi menjadi instrumen strategis yang mampu memperkuat kehadiran negara. Program ini juga diyakini dapat membuka pusat-pusat pertumbuhan baru serta menjaga stabilitas di wilayah pinggiran dan perbatasan.
“Di era dunia multipolar sekarang ini, transmigrasi kembali menjadi instrumen yang sangat strategis untuk memperkuat kehadiran negara, membuka pusat-pusat pertumbuhan baru, serta menjaga stabilitas di wilayah pinggiran dan perbatasan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia memaparkan kondisi dunia yang semakin cepat berubah. Pertumbuhan kelas menengah di Asia dan Amerika Latin, perebutan sumber daya alam, hingga dinamika perdagangan internasional membuat negara berkembang seperti Indonesia dituntut untuk lebih adaptif.
Dalam konteks itu, peran SDM unggul dari perguruan tinggi menjadi sangat penting. Febrian menekankan perlunya jembatan inovasi yang dibangun oleh aktor lokal agar transmigrasi tidak hanya menjadi pemindahan penduduk, tetapi juga pusat penerapan riset dan teknologi.
“SDM unggul dari kampus-kampus kita harus turun tangan, membawa ilmu, riset, dan teknologi ke kawasan transmigrasi, dan disinilah menurut saya peran utama tim ekspedisi patriot,” ungkapnya.
Karena itu, Ia menambahkan, para tim ekspedisi patriot nanti tidak hanya sekadar berbagi pengetahuan, melainkan juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
“Lebih dari sekadar knowledge sharing, teman-teman diharapkan memberi nilai tambah nyata, membantu menyelesaikan masalah utama di kawasan transmigrasi melalui riset terapan dan solusi yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” tandas Febrian.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
