
Poster Maulid Nabi Muhammad SAW.
JawaPos.com - Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad, sosok teladan umat Islam yang membawa risalah Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Pada tahun 2025, peringatan ini jatuh pada Jumat, 5 September 2025 (12 Rabiul Awal 1447 H versi Kemenag dan NU) atau Kamis, 4 September 2025 (versi Muhammadiyah). Lalu, apakah Maulid Nabi termasuk hari libur nasional atau tanggal merah?
Jawabannya, ya. Pada Jumat 5 September. Maulid Nabi 2025 telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Libur Nasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025. Dengan begitu, umat Islam dapat merayakan hari kelahiran Rasulullah dengan lebih khidmat.
Momen ini juga bertepatan dengan hari Jumat, yang dalam Islam dikenal sebagai sayyidul ayyam (penghulu hari), sehingga semakin menambah keberkahan peringatannya.
Maulid Nabi diperingati setiap 12 Rabiul Awal. Secara bahasa, Rabi’ berarti musim semi, namun dalam konteks kalender Hijriah, Rabiul Awal adalah bulan ketiga setelah Muharram dan Safar. Bulan ini sangat istimewa karena menjadi penanda lahirnya manusia paling mulia, Nabi Muhammad SAW, yang oleh Al-Qur’an disebut sebagai rahmat bagi semesta alam (QS. Al-Anbiya: 107).
Sejarah mencatat, saat Rasulullah lahir, banyak tanda kebesaran terjadi. Api sesembahan kaum Majusi yang sudah menyala seribu tahun padam, istana Kisra Persia terguncang, dan beberapa fenomena alam muncul. Peristiwa ini diyakini sebagai isyarat besar lahirnya sang Nabi terakhir.
Tradisi Islam mengenal doa khusus ketika memasuki bulan Rabiul Awal. Salah satunya berbunyi:
“Allahumma baarik lanaa fii khootimati syahrina hadza, wa aqdim ‘alainaa Robi’ul Awwala bisholaahil bilaadi wal ‘ibaadi wa daf’il balaa-i wal fasaadi…”
Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di akhir bulan ini dan hadirkanlah bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negeri dan hamba-hamba-Mu, angkatlah bala dan kerusakan, serta lapangkanlah kesusahan umat Nabi Muhammad SAW.
Doa ini menjadi ungkapan harapan agar bulan kelahiran Nabi membawa keberkahan dan keselamatan.
Selain memperingati dengan pengajian, pembacaan shalawat, dan sedekah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan kebaikan di bulan ini. Di antaranya:
Memperbanyak shalawat – Sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.
Puasa sunnah – Rasulullah sendiri berpuasa Senin sebagai ungkapan syukur atas hari kelahirannya (HR. Muslim).
Membaca Al-Qur’an – Khususnya ayat-ayat tentang akhlak dan perjuangan Nabi.
Sedekah dan amal sosial – Membantu sesama, mengunjungi yang sakit, dan berbagi rezeki.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
