Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 10.40 WIB

Ahmad Sahroni: Orang yang Bilang Bubarin DPR itu adalah Orang Tolol Sedunia

Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni saat mengikuti Rapat dengan KPK di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni saat mengikuti Rapat dengan KPK di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni merespon keras seruan bubarkan DPR yang muncul belakangan ini. Menurut politisi dari Partai NasDem tersebut, seruan itu disampaikan oleh orang tolol sedunia. Sebab, peran dan fungsi DPR di Indonesia sangat vital. 

Respons keras tersebut disampaikan oleh Sahroni saat diwawancarai oleh awak media di Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat lalu (22/8). Dia menyampaikan bahwa DPR terbuka atas setiap kritik, masukan, dan saran dari masyarakat. Namun, dia tidak habis pikir dengan seruan bubarkan DPR.

"Orang yang cuma mental (teriak) bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," tegasnya. 

Menurut Sahroni, kritik sah-sah saja. Apalagi di negara demokratis seperti Indonesia. Namun demikian, kritik tidak boleh kebablasan. Terlebih bila malah berujung caci maki. Menurut dia kritik yang berlebihan bisa merusak mental manusia.

"Silakan kritik, mau ngapain juga boleh. Tapi, jangan mencaci maki berlebihan. Itu merusak mental manusia, mental manusia yang begitu adalah orang tertolol sedunia," imbuhnya. 

Sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat, DPR punya peranan yang vital di Indonesia. Mengingat DPR merupakan bagian dari sistem pemerintahan. Bila DPR dibubarkan, bukannya akan membuat keadaan menjadi baik, dia menyebut, kondisinya malah bisa menjadi gawat. 

"Maka jangan menyampaikan hal-hal seenaknya, bubarin DPR, jangan," kata politisi yang dikenal sebagai crazy rich dari Tanjung Priok tersebut.

Pernyataan yang disampaikan oleh Sahroni tersebut sontak viral di media sosial. Berbagai pihak menanggapi pernyataan itu. Dia mengakui, DPR belum tentu benar dan hebat. Namun demikian, dalam pelaksanaan tugasnya DPR sudah berusaha mewakili rakyat Indonesia.

"Jangan dikit-dikit DPR ngomongin masalah ini, dihujat. Mau menghujat sampai mampus juga nggak apa-apa. Tapi, DPR masih berdiri sampai kapanpun tidak akan berubah," tandasnya seperti dikutip dari pemberitaan Radar Solo

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore