
Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) terus mendorong tumbuhnya ekosistem lagu anak di Indonesia, salah satunya lewat KILA 2025. (istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) terus mendorong tumbuhnya ekosistem lagu anak di Indonesia. Salah satunya, diwujudkan melalui penyelenggaraan KILA (Kita Cinta Lagu Anak) 2025.
Berjalan lebih dari lima tahun, tahun ini KILA diselenggarakan sedikit berbeda. Bakal ada pentas drama musikal anak-anak bertajuk “Harmoni Sahabat KILA” pada 19 Agustus 2025, di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
"Jadi, KILA ini merupakan sebuah gerakan nasional yang bertujuan menghidupkan kembali semangat penciptaan dan penampilan lagu anak Indonesia yang berkualitas," ujar Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dalam taklimat media terkait KILA 2025, di Jakarta, Selasa (12/8).
Dengan semakin banyaknya lagu anak-anak yang diciptakan dalam KILA 2025, dia berharap, lagu-lagu anak Indonesia bisa tumbuh dan berkembang di kalangan anak-anak. Dengan begitu, anak-anak tak lagi menyanyikan lagu-lagu orang dewasa yang lirik-liriknya tidak sesuai dengan usia mereka.
"Jangan sampai anak-anak menyanyikan lagu-lagu dewasa, nanti anak-anak itu jadi dewasa sebelum waktunya gitu ya," ungkapnya.
Selain itu, diharapkan lagu-lagu KILA tidak hanya sekadar menghibur saja. Tapi juga menjadi sarana pembangunan karakter anak-anak. Mengingat, lagu-lagu tersebut telah terseleksi dan terkurasi dengan baik sesuai dengan tema yang ditetapkan.
"Kita harapkan event ini dapat berkesinambungan, sustainable, terutama sebagai bentuk afirmasi dari Kementerian Kebudayaan terhadap lagu-lagu anak baik lagu ciptaannya maupun yang dinyanyikan oleh mereka," paparnya.
Diakuinya, tantangan membumikan lagu anak-anak ini cukup besar. Jika di zaman dahulu, penyebaran lagu hanya terfokus pada radio dan televisi saja namun kini berbeda. Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk menyebarkan lagu-lagu ini. Sehingga, distraksi dari lagu-lagu dewasa pun akan cukup massif.
Karenanya, dengan semakin banyaknya lagu anak-anak ini maka dapat semakin masif pula penyebarannya. "Karenanya lagu anak-anak ini tentu diharapkan menarik, menghibur, dan indah gitu ya," sambungnya.
Disinggung soal royalti lagu anak KILA, Fadli Zon mengaku tidak terlalu terdampak. Karena memang belum sebanyak itu. Namun dia memastikan, akan ada jalan tengah terkait permasalahan royalti ini sehingga tidak menghambat penyebaran lagu Indonesia.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
