Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 18.58 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Petugas di Lumajang Laporkan Tinggi Letusan Kembali Mencapai 500 Meter di Atas Puncak

Foto erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (9/8) pagi (HO-PVMBG) - Image

Foto erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (9/8) pagi (HO-PVMBG)

JawaPos.com  Gunung Semeru dilaporkan kembali mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang mencapai 500 meter pada Sabtu (9/8) pagi.

Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut hingga kini masih mengalami erupsi.

Dikutip dari aplikasi MAGMA Indonesia, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Ghufron Alwi memberikan laporan tertulis terkait erupsi tersebut yang diterima di Lumajang.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025 pukul 09.33 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak,” kata Ghufron.

Ia mengatakan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Ghufron juga menambahkan bahwa erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 98 detik.

Sebelumnya Gunung Semeru dilaporkan telah mengalami erupsi pada Jumat (8/8) malam pukul 21.38 WIB dengan tinggi kolom letusan tidak teramati.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian saat itu mengatakan bahwa erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 155 detik.

Berdasarkan keterangan MAGMA Indonesia pada Sabtu (9/8), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.

“Masyarakat dihimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujar Mukdas.

PVMBG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Selain itu masyarakat juga perlu waspada terhadap potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore