Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 04.08 WIB

BNPT Dorong Moderasi Beragama untuk Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono dalam Dialog Kebangsaan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. (Istimewa) - Image

Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono dalam Dialog Kebangsaan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak masyarakat untuk memperkuat moderasi beragama dan komitmen kebangsaan yang berlandaskan Pancasila. Hal itu disampaikan Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono dalam Dialog Kebangsaan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan di Pendopo Pengayoman.

Eddy Hartono menjelaskan, moderasi beragama dan komitmen kebangsaan menjadi bagian penting untuk meningkatkan intoleransi antar sesama anak bangsa.

“Keluarga menjadi tempat utama menanamkan nilai toleransi, lembaga pendidikan harus memasukkan kurikulum dialog kebangsaan, dan media sosial harus dimanfaatkan untuk menyebarkan narasi persatuan,” kata Eddy Hartono, Jumat (8/8).

Ia menjelaskan terdapat tiga faktor yang memberikan sumbangsih pada penyebaran intoleransi yakni ajaran keluarga, lembaga pendidikan, dan media sosial. Karena itu, BNPT berkolaborasi bebagai pihak untuk meminimalisir penyebaran intoleransi. 

"Pertama, keluarga. Ini penting karena keluarga adalah pranata sosial terkecil dalam masyarakat. Keluarga ini tempat mendidik anak - anak agar nilai keagamaan dan toleransi dapat berkembang," ungkapnya.

Kedua, lembaga pendidikan. BNPT menggandeng Kemendikti, Kemendikdasmen, Kemenag, dan Kemensos untuk memasukkan kurikulum yang berkaitan dengan dialog kebangsaan. 

"Ketiga, media sosial dimana generasi muda saat ini dekat dengan gadget," jelasnya.

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan pihaknya juga  membentuk duta damai, dimana para anggotanya adalah generasi muda yang menyebarkan narasi persatuan, toleransi dan kebangsaan di media sosial.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Temanggung, Nadia Muna memastikan komitmen masyarakat Temanggung terhadap moderasi beragama dan kemajemukan melalui tagline Temanggung untuk semua. Hal itu selaras dengan tujuan BNPT yakni mewujudkan NKRI yang aman dan inklusif. 

"Kabupaten Temanggung memberikan atmosfer positif dalam menciptakan kondisi yang baik melalui Temanggung untuk Semua, artinya Temanggung yang sejahtera, berkelanjutan, inklusif dan aman. Aman adalah keinginan masyarakat agar bisa terlindungi dari segala bentuk ancaman terorisme dan selaras dengan tujuan BNPT," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore