
Wakabareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan keterangan pers terkait kasus judi online di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (2/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Irjen Pol Asep Edi Suheri SIK resmi ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP/2025 yang diterbitkan pada 5 Agustus 2025.
Pengangkatan Asep menandai babak baru dalam kepemimpinan kepolisian ibu kota, mengingat latar belakang dan rekam jejaknya yang panjang di bidang reserse dan siber.
Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Kini, di usia 52 tahun, ia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, salah satu jabatan paling strategis di tubuh Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 ini dikenal sebagai perwira yang meniti kariernya lewat jalur reserse.
Perjalanan karier Asep dimulai dari sejumlah posisi penting di tingkat Polres. Ia pernah menjadi:
Lalu ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri pada 2017.
Tak berhenti di situ, kariernya terus menanjak di Bareskrim Polri. Sejumlah jabatan penting lainnya pernah ia jabat, diantaranya:
Brigjen Pol Asep Edi Suheri bukan nama asing dalam deretan perwira tinggi Polri. Ia dikenal berprestasi dalam menangani sejumlah kasus besar yang jadi sorotan publik.
Saat menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Asep Edi punya andil besar dalam mengungkap skenario pembunuhan Brigadir Joshua.
Asep berperan penting dalam membongkar rekayasa Ferdy Sambo, termasuk soal penghilangan bukti penting berupa CCTV di rumah dinas Sambo.
Langkah Asep saat itu turut membuka jalan pengungkapan kebenaran di tengah kasus yang penuh intrik dan tekanan publik.
Sebelum terlibat dalam pengusutan kasus Sambo, Asep juga menorehkan prestasi di bidang penegakan hukum lainnya.
Pada 24 Agustus 2021, ia memimpin langsung penangkapan tersangka kasus penistaan agama di wilayah Mengwi, Badung, Bali.
Tindakan cepat dan tepat tersebut menunjukkan ketegasan Asep dalam menangani isu-isu sensitif yang bisa memicu keresahan masyarakat.
Tak hanya itu, Asep Edi juga berperan dalam pengusutan kasus penipuan investasi bodong melalui aplikasi Quotex.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
