
Rantis Anoa milik TNI parkir di Komplek Kejagung, Jaksel, pada Selasa (5/8). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sedikitnya 2 unit kendaraan taktis (rantis) jenis Anoa milik TNI mendadak parkir di Komplek Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (5/8). Kedatangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI itu pun menuai pertanyaan. Ada apa di balik keberadaan 2 rantis tersebut di Komplek Kejagung?
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menyampaikan bahwa 2 rantis milik TNI itu didatangkan sebagai bagian dari pengamanan Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Karena itu, 2 rantis tersebut di parkir tidak jauh dari Sekretariat Satgas PKH.
”Itu pengamanan Sekretariat Satgas PKH dimana di dalamnya ada unsur TNI, kebetulan kantornya ada di Kejagung,” terang Anang.
Rantis Anoa merupakan alutsista buatan PT Pindad. Alutsista tersebut kerap digunakan oleh TNI dalam berbagai urusan. Termasuk untuk operasi-operasi tertentu. Sebagai kendaraan taktis, Anoa dibekali kemampuan 6X6, memiliki proteksi yang kuat untuk mengangkut personel, dan sudah dilengkapi sistem senjata otomatis.
Belum ada keterangan dari TNI mengenai pengerahan rantis Anoa di Komplek Kejagung. Namun, sebelumnya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan bahwa pengamanan lingkungan Kejagung dan pejabat Kejagung oleh TNI dilakukan merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara Terhadap Jaksa.
”Setiap pelibatan prajurit TNI dilakukan sesuai prosedur dan tidak dalam kapasitas menghalangi proses hukum. TNI tetap menjunjung tinggi supremasi hukum dan menghormati tugas serta kewenangan institusi lain dalam kerangka hukum yang berlaku. TNI selalu berpegang pada prinsip profesional, netral, dan menjalin sinergi positif dengan lembaga lainnya,” tegas Kristomei.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
