
DLH Kota Surabaya beberkan data yang menunjukkan bahwa PLTSa Benowo tak cemari udara sekitar. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Sempat enggan membuka data saat forum bersama WALHI Jawa Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedik Irianto, akhirnya membeberkan hasil uji emisi PLTSa Benowo.
Dedik mengatakan pengujian kualitas udara dilakukan guna menepis kekhawatiran masyarakat atas dampak lingkungan dari aktivitas pengolahan sampah di PLTSa Benowo yang selama ini menimbulkan tanda tanya publik.
"Kami tak hanya memastikan PLTSa Benowo berjalan efisien, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya aman bagi warga sekitar. Dari uji kualitas terbaru, emisi yang dihasilkan jauh di bawah ambang batas," ujar Dedik, Senin (4/8).
“Lalu, emisi dari LFG 1 sebesar 4,7 mg/Nm³ dan LFG 2 sebesar 1,4 mg/Nm³. Kedua hasil ini juga berada jauh di bawah baku mutu yang ditetapkan, yaitu 95 mg/Nm³ melalui Permen LHK No. 11 Tahun 2021,” terangnya.
PLTSa Benowo jadi proyek pionir pengolahan sampah jadi energi di Indonesia yang berjalan konsisten. Teknologinya mengubah limbah padat menjadi listrik tanpa mencemari udara secara berbahaya bagi lingkungan.
"Hasil ini membuktikan bahwa udara di sekitar PLTSa tetap bersih dan sehat. Kami berharap masyarakat dapat lebih tenang dan terus mendukung solusi energi berbasis lingkungan yang berkelanjutan," ucap Dedik.
Sebelumnya, Dedik mengklaim tidak ada indikasi pencemaran. Sebab PT Sumber Organik selaku pengelola PLTSa Benowo menyetorkan hasil uji emisi secara berkala kepada DLH Surabaya. Hasilnya, tidak melebihi ambang batas.
"Jadi gini, WALHI kan melakukan pengukuran dengan alat dan metodenya sendiri, Nah TPA (PLTs Benowo) secara berkala juga melakukan, bagaimana kualitas udara, air dengan metode dan standar yang sudah ditentukan oleh pemerintah," ujar Dedik, Selasa (29/7).
Ketika ditanya hasil konkret uji emisi yang dilakukan di PLTSa Benowo, dia tidak membeberkannya. Menurut Dedik, data tersebut menjadi kewenangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
"Itu saja yang kita sampaikan. Kita punya angkanya dan itu (pengelolaan sampah di PLTSa Benowo) tidak melebihi batas. Kalau misalnya ingin tahu (dokumen hasil uji emisi), silakan saja. Silakan minta ke PPID," tukas Dedik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
