Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 22.52 WIB

Kemhan Lakukan Audit Internal dan Perkuat Sistem Pasca Munculnya Kabar Peretasan data Ratusan Ribu Data Pribadi

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Kamis (10/4). - Image

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Kamis (10/4).

JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah melakukan penelusuran atas informasi peretasan yang disebar oleh akun media sosial @H4ckmanac pada Rabu (9/7). Meski informasi yang beredar tidak sesuai, Kemhan tetap mengambil langkah lanjutan. Audit internal dan penguatan sistem sudah mereka lakukan. 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas menyampaikan bahwa pihaknya sudah menuntaskan penelusuran atas informasi tersebut. Menurut dia, data yang diklaim oleh peretas adalah data publik yang berasal dari 2021 silam. 

”Khususnya terkait hasil pengolahan nilai Seleksi Kompetensi Dasar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jumlah data itu pun tidak sampai ratusan ribu sebagaimana yang ramai diberitakan. Data tersebut sebenarnya bersifat publik,” ungkap dia saat dikonfirmasi pada Jumat (11/7). 

Frega menyatakan bahwa data itu merupakan lampiran surat dari BKN yang memang pernah diunggah pada laman Kemhan sebagai bentuk transparansi publik. Data tersebut lantas diambil kembali oleh Biro Kepegawaian Kemhan guna mencegah potensi penyalahgunaan.

”Saat ini website utama Kemhan termasuk email resmi dan data strategis lainnya, dalam kondisi aman serta tidak terdampak secara signifikan. Website yang sempat diretas merupakan website internal lama Biro Humas yang aplikasinya sudah berakhir tahun lalu, bukan portal utama Kemhan,” tutur Frega. 

Jenderal bintang satu TNI AD itu pun menyampaikan bahwa audit internal dan penguatan sistem keamanan merupakan langkah antisipatif yang dilakukan oleh Kemhan. Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan satuan kerja keamanan siber serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.

”Langkah-langkah penguatan yang dilakukan, merupakan bagian dari komitmen Kemhan dalam menjaga integritas dan keamanan informasi, khususnya yang berkaitan dengan data publik,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, Frega menyampaikan bahwa proses pembaruan dan peningkatan prosedur keamanan siber secara berkelanjutan terus dilakukan. Tujuannya untuk mencegah potensi gangguan serupa dan menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen maupun layanan Kemhan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore