Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 01.53 WIB

BGN Klaim Program MBG Sudah Bantu Naikkan Omzet Petani Lokal di Sukabumi, dari Rp 100.000 jadi Rp 700.000 Per Hari

Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7) sore. (Tangkapan Layar YouTube Badan Gizi Nasional) - Image

Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7) sore. (Tangkapan Layar YouTube Badan Gizi Nasional)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membantu menaikkan omzet petani lokal sebanyak 7 kali lipat, dari sebelumnya Rp 100.000 per hari menjadi Rp 700.000 per hari.

Hal ini sebagaimana disampaikan Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7) sore.

"Kami juga menemukan peningkatan produksi dan tenaga kerja di petani lokal yang ada di Sukabumi. Produksinya meningkat hampir tujuh kali lipat dari biasanya. Omsetnya yang biasa mendapatkan omset Rp 100.000 sehari dan hari ini omsetnya meningkat tujuh kali lipat sehingga meningkat menjadi Rp 700.000 per hari," kata Redy.

Tak hanya itu, Redy juga mengungkapkan bahwa program MBG juga telah berdampak nyata terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Salah satunya UMKM yang memproduksi ikan bandeng.

Menurutnya, hingga hari ini, produksi ikan bandeng di UMKM tersebut telah meningkat tiga kali lipat. Bahkan telah berdampak terserapnya tenaga kerja di wilayah tersebut.

Peningkatan ini, ujar Redy, seiring dengan peningkatan kebutuhan protein di sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

"Hari ini dampak itu sudah sangat terasa, saya ingin bercerita salah satu UMKM di Kabupaten Rembang yang memproduksi bandeng. Hari ini produksinya harus ditingkatkan tiga kali lipat," ungkap Redy.

"Dan kemudian penambahan karyawan juga bertambah hampir dua kali lipat untuk bisa memenuhi kebutuhan bandeng yang akan disuplai oleh UMKM tersebut ke SPPG," tambahnya.

Dengan bukti itu, Redy memastikan bahwa program MBG yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto ini telah sangat dirasakan oleh petani lokal, UMKM, koperasi hingga Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes.

"Artinya dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis ini sangat-sangat dirasakan oleh petani lokal, oleh UMKM, oleh koperasi, oleh badan usaha milik desa yang mensuplai bahan baku ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore