
Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7) sore. (Tangkapan Layar YouTube Badan Gizi Nasional)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membantu menaikkan omzet petani lokal sebanyak 7 kali lipat, dari sebelumnya Rp 100.000 per hari menjadi Rp 700.000 per hari.
Hal ini sebagaimana disampaikan Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7) sore.
"Kami juga menemukan peningkatan produksi dan tenaga kerja di petani lokal yang ada di Sukabumi. Produksinya meningkat hampir tujuh kali lipat dari biasanya. Omsetnya yang biasa mendapatkan omset Rp 100.000 sehari dan hari ini omsetnya meningkat tujuh kali lipat sehingga meningkat menjadi Rp 700.000 per hari," kata Redy.
Tak hanya itu, Redy juga mengungkapkan bahwa program MBG juga telah berdampak nyata terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Salah satunya UMKM yang memproduksi ikan bandeng.
Menurutnya, hingga hari ini, produksi ikan bandeng di UMKM tersebut telah meningkat tiga kali lipat. Bahkan telah berdampak terserapnya tenaga kerja di wilayah tersebut.
Peningkatan ini, ujar Redy, seiring dengan peningkatan kebutuhan protein di sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
"Hari ini dampak itu sudah sangat terasa, saya ingin bercerita salah satu UMKM di Kabupaten Rembang yang memproduksi bandeng. Hari ini produksinya harus ditingkatkan tiga kali lipat," ungkap Redy.
"Dan kemudian penambahan karyawan juga bertambah hampir dua kali lipat untuk bisa memenuhi kebutuhan bandeng yang akan disuplai oleh UMKM tersebut ke SPPG," tambahnya.
Dengan bukti itu, Redy memastikan bahwa program MBG yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto ini telah sangat dirasakan oleh petani lokal, UMKM, koperasi hingga Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes.
"Artinya dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis ini sangat-sangat dirasakan oleh petani lokal, oleh UMKM, oleh koperasi, oleh badan usaha milik desa yang mensuplai bahan baku ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
