Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juli 2025 | 20.41 WIB

29 Korban Masih Hilang dalam Tragedi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Tim SAR Gabungan Teruskan Pencarian

Tim SAR Gabungan memulai kembali pencarian korban hilang pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. (Basarnas) - Image

Tim SAR Gabungan memulai kembali pencarian korban hilang pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. (Basarnas)

JawaPos.com - Basarnas mencatat masih ada 29 korban hilang pasca insiden tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya.

Untuk itu, operasi pencarian puluhan korban hilang tersebut dilanjutkan oleh Basarnas bersama Tim SAR Gabungan hari ini. 

Berdasar data terakhir sampai Jumat malam (5/7), jumlah korban selamat dari kecelakaan kapal yang terjadi pada Rabu malam (2/7) sebanyak 30 orang. Sementara korban meninggal dunia sudah ada 6 orang. Sehingga korban yang belum ditemukan sebanyak 29 orang. 

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas R. Eko Suyatno menyampaikan bahwa upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan selalu dimulai pukul 07.00 WIB. Pencarian tersebut dilakukan di lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

”Pencarian di laut dilakukan di wilayah perairan Selat Bali, dari utara hingga selatan,” imbuhnya. 

Tidak hanya itu, pencarian juga dilakukan melalui udara dengan mengerahkan tiga unit SRU udara. Mereka melakukan pencarian dari utara menuju selatan. Kemudian SRU darat menyisir beberapa lokasi di pesisir selat Bali. Baik dari pesisir di wilayah Ketapang maupun Gilimanuk. 

Basarnas mengakui bahwa mereka sudah mendapat informasi dari Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia terkait seorang WNA asal Malaysia yang dikabarkan menjadi salah satu penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Dia menyampaikan bahwa penelusuran sudah dilakukan bersama aparat kepolisian. 

Eko menyampaikan bahwa WNA Malaysia yang diduga menaiki travel dari Banyuwangi ke Bali itu tidak terdaftar dalam manifest penumpang travel.

Pihaknya sudah memastikan informasi tersebut dengan menelusuri nomor polisi mobil travel yang ikut dalam pelayaran KMP Tunu Pratama Jaya. 

”Setelah ditelusuri, kami menemukan data dari nomor polisi kendaraan tersebut memang menjadi salah satu penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Namun dari 8 nama dalam manifest travel itu, tidak terdapat nama WNA yang dimaksud,” imbuh Eko. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore