
Ilustrasi PNS. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan tahun anggaran 2025 telah dibuka sejak Minggu (29/6). Sejumlah sekolah kedinasan telah menyampaikan sejumlah informasi terkait syarat pendaftarannya.
Politeknik Keuangan Negara STAN di bawah naungan Kementerian Keuangan misalnya. Tahun ini, PKN STAN membuka 500 formasi untuk tiga jurusan. Yakni, Akuntansi Sektor Publik Program Sarjana Terapan, Manajemen Aset Publik Program Sarjana Terapan, dan Manajemen Keuangan Negara Program Sarjana Terapan.
Proses seleksi akan dibagi menjadi lima tahapan, mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, seleksi lanjutan I, seleksi lanjutan II, dan seleksi lanjutan III. Pendaftar dapat mengakses portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id. dan mengikuti tata cara yang ada di sana. setelah itu, logout dari portal SSCASN untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal https://spmb.pknstan.ac.id.
Sebelum mendaftar, perhatikan syarat-syarat yang ada. Salah satunya soal nilai dengan ketentuan, untuk lulusan tahun 2023, tahun 2024, atau tahun 2025 memiliki nilai ijazah untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika tidak kurang dari 80,00 (skala 100,00). Detailnya bisa dicek di pknstan.ac.id.
Selain STAN, ada pula sekolah kedinasan taruna di bawah Kementerian Perhubungan. Setidaknya, ada 791 formasi yang dibuka tahun ini untuk 21 sekolah Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan. Diantaranya, Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI – STTD), Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, dan Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.
Sama seperti STAN, ada batas nilai minimal rata-rata yang ditetapkan. Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya diwajibkan memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 7,0 (skala penilaian 1-10) atau 70,00 (skala penilaian 10-100) atau 2,8 (skala penilaian 1-4). Selain nilai, ada pula syarakat tinggi badan. Bagi calon pendaftar pria minimal 160 cm dan wanita 155 cm. Khusus untuk Program Studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/MTU/OPU, tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita minimal 160 cm.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyampaikan, ada tujuh instansi penyelenggara sekolah kedinasan tahun anggaran 2025. Dari tujuh instansi tersebut, terdapat 3.252 formasi yang tersedia.
Baca Juga: Lezatnya 6 Jajanan Street Food Jakarta Selatan, dari Kue Pancong Blok M hingga Martabak Ragunan
Detailnya, PKN Stan 500 formasi, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri) 1.061 formasi; Sekolah Tinggi Intelijen Negara (Badan Intelijen Negara) 100 formasi; Politeknik Siber dan Sandi Negara (Badan Sandi dan Siber Negara) 50 formasi; Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik) 400 formasi; Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) 350 formasi, dan SIPENCATAR Kementerian Perhubungan 791 formasi. Pengumuman lebih lanjut bisa dicek pada masing-masing laman resmi sekolah kedinasan terkait.
“Pendaftaran dilakukan pada 29 Juni sampai dengan 18 Juli 2025, serta dibarengi dengan seleksi administrasi hingga 21 Juli 2025,” ujar Rini dalam keterangan resminya dikutip Minggu (29/6).
Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 22-24 Juli 2025. Bagi yang lolos, proses seleksi akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dijadwalkan pada 11-26 Agustus 2025. SKD akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pengumuman hasil SKD dilakukan 27-31 Agustus 2025.
Usai SKD, penyelenggara akan mengumumkan jadwal seleksi lanjutan yang diselenggarakan pada 15-16 September 2025. Terakhir, pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian dan lembaga penyelenggara sekolah kedinasan dilakukan pada 7-18 September 2025.
Dalam kesempatan ini, Rini kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan seleksi sekolah kedinasan. Dia memastikan, seleksi dilakukan secara ketat dan tak ada celah untuk kecurangan. “Kami menutup rapat celah kecurangan. Karena seleksi sekolah kedinasan ini akan menjaring individu yang berkualitas,” pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
