Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 00.16 WIB

Pemprov Jateng Anggarkan Miliaran Rupiah untuk Beasiswa, Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak dari Keluarga Miskin

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui program beasiswa. (dok. Pemprov Jateng) - Image

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui program beasiswa. (dok. Pemprov Jateng)


JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui program beasiswa. Ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mendapatkan bantuan dana pendidikan sebagai komitmen Pemprov dalam pengentasan kemiskinan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam pengentasan kemiskinan. "Di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan masih 9,58 persen. Tapi identitas masyarakat bukan hanya sandang, pangan, papan. Yang paling pokok adalah pendidikan," kata Ahmad Luthfi saat pelepasan angkatan V Sekolah Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo pada Sabtu (28/6).

Tahun ini, Pemprov Jateng menyalurkan beasiswa senilai Rp 2,2 miliar kepada 1.100 anak tidak sekolah (ATS). Yakni anak-anak putus sekolah atau rentan putus sekolah di SMA, SMK dan SLB. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp 2 juta dengan rincian 200 siswa SMA, 893 siswa SMK, dan 7 siswa SLB.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam pengentasan kemiskinan. (dok. Pemprov Jateng)

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 Miliar untuk memenuhi kebutuhan personal setiap peserta didik. Total ada 15.000 siswa dari keluarga miskin dengan rincian 6.000 siswa SMA, 7.000 siswa SMK, 2.000 siswa SLB. 

Menurut Luthfi, langkah ini menjadi bagian dari pendekatan sistemik yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia. Mantan Kapolda Jateng itu juga telah memberikan arahan langsung kepada para kepala daerah di Jawa Tengah, untuk turut mendukung inisiatif serupa di daerah masing-masing.

"Kita buat direktif kepada seluruh jajaran bupati dan wali kota untuk ikut serta mendukung program ini. Karena jika pendidikan anak-anak kita terjamin, maka secara tidak langsung pengangguran terbuka bisa ditekan," jelasnya.

Tahun ini, Pemprov Jateng menyalurkan beasiswa senilai Rp 2,2 miliar kepada 1.100 anak tidak sekolah (ATS). (dok. Pemprov Jateng)

Menurut Luthfi, pendidikan yang layak akan membuka peluang kerja dan mengurangi beban sosial ekonomi di masa depan. "Begitu seseorang punya pendidikan yang memadai, maka dia memiliki bekal keterampilan dan kesempatan kerja yang lebih baik. Ini adalah kunci menekan kemiskinan secara berkelanjutan," tandasnya.

Dalam acara itu, Ahmad Luthfi mengajak 101 lulusan SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo untuk tidak takut bermimpi besar. "Saya anak petani, dulu telur satu dibagi enam. Tapi saya bisa jadi gubernur. Kalian pasti bisa lebih dari saya," ucapnya. 

Luthfi hadir menyaksikan langsung pelepasan 101 siswa dari berbagai daerah di Jateng, DIJ, dan Madiun Raya. Semuanya berasal dari keluarga kurang mampu desil 1. Namun prestasi mereka membanggakan: 85 diterima di perguruan tinggi negeri terbaik, tujuh di perguruan tinggi luar negeri, tujuh di perguruan tinggi swasta ternama, dan dua di politeknik.

"Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kita berupaya memangkas kemiskinan dari sektor pendidikan," ujar Luthfi.

Ahmad Luthfi mengajak 101 lulusan SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo untuk tidak takut bermimpi besar. (dok. Pemprov Jateng)

Ia menekankan tidak semua orang mampu mengubah garis kemiskinan begitu saja. Namun melalui pembiayaan dan pemberian beasiswa, anak-anak dari keluarga prasejahtera kini bisa mengakses pendidikan bermutu dan menunjukkan prestasi.


Cerita Inspiratif Para Lulusan

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore