Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juni 2025 | 23.07 WIB

Usai WN Brasil Juliana De Souza, Kini Pendaki Asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani

Pendaki Malaysia Nazli Bin Awang Mahat, 47, jatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Instagram Antaranews) - Image

Pendaki Malaysia Nazli Bin Awang Mahat, 47, jatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Instagram Antaranews)

JawaPos.com - Baru saja selesai dengan urusan evakuasi pendaki asal Brazil bernama Juliana De Souza Pereira Marins, seorang pendaki berpaspor Malaysia Nazli Bin Awang Mahat, 47, jatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendaki tersebut mengalami insiden pada Jumat (27/6) sekitar pukul 14.20 WITA. Korban terjatuh sekitar 200 meter sebelum jembatan menuju Danau Segara Anak. 

Akibatnya pendaki asal Malaysia tersebut menderita patah tulang pinggang serta luka pada bagian kepala. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Yarman mengkonfirmasi insiden tersebut. Dia menyatakan bahwa tim evakuasi langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan kepada korban.

”Informasi awal memang benar, korban masih bisa berjalan pelan walau ada cedera di kaki dan benturan di kepala. Tim kami sudah dalam perjalanan ke lokasi untuk penanganan darurat,” kata Yarman sebagaimana dikutip dari pemberitaan Lombok Post pada Sabtu (28/6). 

Menurut Yarman, proses evakuasi mengikuti prosedur standar, termasuk pemberian pertolongan pertama di lokasi kejadian. Setelah itu, korban akan langsung dibawa ke posko terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Jika kondisi korban memerlukan penanganan petugas medis, dia akan dirujuk ke fasilitas medis lanjutan seperti Rumah Sakit Bhayangkara Mataram atau puskesmas terdekat di Sembalun.

Yarman pun kembali mengimbau kepada seluruh pendaki Gunung Rinjani untuk meningkatkan kewaspadaan dan sangat memperhatikan kondisi medan di jalur pendakian gunung tersebut. Apalagi belum lama ini pendaki asal Brazil kehilangan nyawa usai mengalami insiden di jalur pendakian Gunung Rinjani. Dia menyatakan bahwa topografi gunung tersebut sangat menantang. 

”Pendaki harus ekstra hati-hati dan tidak memaksakan diri. Jika merasa lelah atau tidak kuat, segera istirahat dan minta bantuan,” ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore