Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 19.40 WIB

Presiden Prabowo Resmi Buka Indo Defence, Saksikan Penandatangan MoU Indonesia dengan Produsen Pesawat Tempur KAAN

Mock up pesawat tempur KAAN yang sempat dilihat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Indo Defence 2024 pada Rabu (11/6). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com). - Image

Mock up pesawat tempur KAAN yang sempat dilihat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Indo Defence 2024 pada Rabu (11/6). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).

JawaPos.com - Helatan Indo Defence 2024 dimulai pada Senin (11/6). Presiden Prabowo Subianto membuka secara langsung pameran industri pertahanan (inhan) tersebut. Usai membuka pameran itu, Prabowo sempat berkeliling di Jakarta International Expo (JIExpo). Dia juga menyaksikan secara langsung penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan produsen pesawat tempur KAAN.

KAAN merupakan pesawat tempur generasi 5 buatan Turkiye. Presiden Prabowo sudah menunjukkan ketertarikan terhadap pesawat tempur tersebut saat berkunjung ke Turkiye beberapa waktu lalu. Penandatanganan MoU dengan produsen pesawat tempur tersebut hari ini membuka peluang pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut. Penandatanganan itu menegaskan bahwa Indo Defence menjadi ajang untuk memperkuat kerja sama dengan negara sahabat. 

”Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri, industri pertahanan negara-negara sahabat,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya. 

Terpisah, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa Indo Defence 2024 akan berlangsung selama 4 hari. Mulai hari ini sampai Sabtu (14/6). Dalam ajang tersebut sebanyak 1.180 perusahaan produsen alutsista turut ambil bagian. Termasuk yang berasal dari 42 negara sahabat. Secara terperinci, Sjafrie menyampaikan bahwa ada 659 perusahaan asing dan 521 perusahaan dalam negeri yang ambil bagian dalam ajang tersebut. 

Indo Defence saat ini akan menunjukkan kepada masyarakat luas berbagai produksi industri pertahanan,” ungkap Sjafrie. 

Dia pun menjelaskan beberapa alutsista buatan dalam negeri yang dipamerkan. Diantaranya kendaraan taktis (rantis) Maung MV3, kendaraan tempur (ranpur) Harimau, dan senjata api SS3 buatan PT Pindad. Kemudian ada Fregat Merah Putih buatan PT PAL, serta beberapa alutsista lain buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT LEN. 

”Ada pun produksi industri pertahanan dari luar negeri yang akan dipamerkan pada Indo Defence antara lain Sukhoi dari Rusia, sistem radar dari Turki, dan pesawat tempur Rafale dari Perancis,” jelasnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore