
Ilustrasi. (pexels.com)
JawaPos.com - Dalam setiap kelompok pertemanan atau rekan kerja, selalu ada satu orang yang selalu terlambat.
Tidak peduli seberapa penting acara itu, mereka tetap datang lewat dari waktu yang disepakati.
Dan yang lebih mengejutkan, mereka melakukannya tanpa merasa bersalah. Bahkan sering kali juga tanpa meminta maaf, seolah keterlambatan adalah bagian alami dari hidup mereka.
Dilansir dari Geediting, berikut ini lima ciri khas dari orang-orang yang sering terlambat dan tetap santai seolah tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
1. Kurangnya manajemen waktu
Bagi sebagian orang, keterampilan mengatur waktu adalah sesuatu yang sulit dibentuk. Bukan karena mereka ceroboh atau tidak peduli, tapi memang ada yang memiliki hubungan yang unik dengan waktu.
Mereka bisa bilang, “15 menit lagi sampai,” padahal kenyataannya mereka baru keluar dari rumah. Ketika akhirnya tiba, mereka tidak akan merasa perlu untuk menjelaskan, apalagi tanpa meminta maaf.
Ini adalah bagian dari kepribadian mereka yang hidup dengan persepsi waktu yang longgar dan santai. Mereka selalu terlambat bukan karena ingin menyebalkan, tapi karena mereka benar-benar merasa waktunya masih cukup.
2. Orang yang spontan
Orang yang sangat spontan cenderung hidup mengikuti arus. Mereka lebih suka bertindak sesuai suasana hati dan tidak terlalu suka dengan jadwal yang ketat.
Saat ada rencana, mereka bisa tiba-tiba mengubah urutan prioritas karena ada hal menarik lainnya yang menyita perhatian. Hasilnya? Mereka selalu terlambat dan tetap merasa baik-baik saja tanpa merasa bersalah.
3. Ahli multitasking
Ada tipe orang yang merasa harus produktif setiap detik. Mereka percaya bahwa mereka bisa menyelipkan satu tugas lagi sebelum keluar rumah.
Misalnya, menjawab email sambil menyiapkan sarapan, atau mencuci piring lima menit sebelum waktunya berangkat. Tentu saja, kebiasaan ini membuat mereka kehilangan kendali atas waktu.
Saat akhirnya tiba di tempat tujuan, mereka tanpa meminta maaf karena menurut mereka, mereka justru telah menggunakan waktunya dengan sangat efisien. Padahal, semua itu justru menjadi pola kepribadian yang membuat mereka selalu terlambat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
