Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 18.40 WIB

Orang yang Lebih Suka Mengirim Voice Note daripada Teks Sering Kali Menampilkan 7 Karakteristik Unik ini

Ilustrasi tujuh karakteristik unik yang dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menampilkan voice note. (Pexels/Tima Miroshnichenko) - Image

Ilustrasi tujuh karakteristik unik yang dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menampilkan voice note. (Pexels/Tima Miroshnichenko)

JawaPos.com - Beberapa orang tampaknya lebih suka menggunakan voice note atau catatan suara daripada pesan teks. Mereka adalah orang-orang yang berkomunikasi dengan 7% kata-kata, 38% nada suara, dan 55% bahasa tubuh.

Meskipun saat ini bahasa tubuh hilang dalam dunia digital, mereka yang lebih suka mengirimkan voice note tampaknya memahami kekuatan nada dalam menyampaikan pesan. Orang-orang ini sering kali memperlihatkan karakteristik tertentu yang membedakannya dengan orang lain.

Dilansir dari Hack Spirit, inilah tujuh karakteristik unik yang dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menampilkan voice note.

1. Nyaman dengan suara mereka sendiri

Mereka adalah orang-orang yang nyaman dan percaya diri saat menggunakan suaranya sendiri. Di era digital ini, mudah sekali untuk bersembunyi di balik pesan teks. Anda dapat menyusun, lalu mengeditnya hingga pesan tampak sempurna.

Namun, mereka yang memilih menggunakan voice note memainkan permainan yang berbeda. Memilih menggunakan voice note alih-alih teks menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

Orang-orang ini merasa nyaman dengan nada bicaranya, fluktuasi suara mereka, dan spontanitas yang muncul ketika berbicara secara langsung. Hal ini menunjukkan kepercayaan diri mereka dalam mengekspresikan diri secara autentik, tanpa jaring pengaman tombol edit dan hapus.

2. Menyukai keaslian

Orang yang suka mengirimkan catatan suara menunjukkan karakteristik penerimaan mendalam terhadap keaslian. Menurut mereka, pesan suara itu nyata dan dapat menangkap emosi yang sebenarnya di balik kata-kata yang ingin mereka sampaikan.

Voice note buat mereka bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga menghadirkan keaslian dan tanpa filter ke dalam komunikasi digital. Mereka tidak keberatan jika suara mereka bergetar karena tertawa atau melembut karena empati.

Mereka ingin pesan yang disampaikan lebih dari sekedar kata-kata. Mereka ingin pesan tersebut mengandung perasaan emosi, yang menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya.

3. Multitasker yang hemat waktu

Rata-rata orang berbicara sekitar 125-250 kata per menit, tetapi hanya mengetik sekitar 40 kata per menit. Mereka yang lebih suka mengirimkan voice note daripada teks sering kali hebat dalam mengerjakan banyak tugas sekaligus dan menghargai waktunya.

Mereka memahami bahwa berbicara lebih cepat daripada mengetik dan voice note memudahkan mereka untuk dapat mengatakan lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. Tak hanya itu, voice note juga memberikan kebebasan untuk melakukan banyak tugas.

Mereka dapat berbagi pikiran sambil memasak makan malam, mengemudi, atau bahkan berolahraga. Tidak perlu menghentikan apa yang mereka lakukan untuk mengetik pesan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore