
Ilustrasi tujuh karakteristik unik yang dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menampilkan voice note. (Pexels/Tima Miroshnichenko)
JawaPos.com - Beberapa orang tampaknya lebih suka menggunakan voice note atau catatan suara daripada pesan teks. Mereka adalah orang-orang yang berkomunikasi dengan 7% kata-kata, 38% nada suara, dan 55% bahasa tubuh.
Meskipun saat ini bahasa tubuh hilang dalam dunia digital, mereka yang lebih suka mengirimkan voice note tampaknya memahami kekuatan nada dalam menyampaikan pesan. Orang-orang ini sering kali memperlihatkan karakteristik tertentu yang membedakannya dengan orang lain.
Dilansir dari Hack Spirit, inilah tujuh karakteristik unik yang dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menampilkan voice note.
1. Nyaman dengan suara mereka sendiri
Mereka adalah orang-orang yang nyaman dan percaya diri saat menggunakan suaranya sendiri. Di era digital ini, mudah sekali untuk bersembunyi di balik pesan teks. Anda dapat menyusun, lalu mengeditnya hingga pesan tampak sempurna.
Namun, mereka yang memilih menggunakan voice note memainkan permainan yang berbeda. Memilih menggunakan voice note alih-alih teks menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
Orang-orang ini merasa nyaman dengan nada bicaranya, fluktuasi suara mereka, dan spontanitas yang muncul ketika berbicara secara langsung. Hal ini menunjukkan kepercayaan diri mereka dalam mengekspresikan diri secara autentik, tanpa jaring pengaman tombol edit dan hapus.
2. Menyukai keaslian
Orang yang suka mengirimkan catatan suara menunjukkan karakteristik penerimaan mendalam terhadap keaslian. Menurut mereka, pesan suara itu nyata dan dapat menangkap emosi yang sebenarnya di balik kata-kata yang ingin mereka sampaikan.
Voice note buat mereka bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga menghadirkan keaslian dan tanpa filter ke dalam komunikasi digital. Mereka tidak keberatan jika suara mereka bergetar karena tertawa atau melembut karena empati.
Mereka ingin pesan yang disampaikan lebih dari sekedar kata-kata. Mereka ingin pesan tersebut mengandung perasaan emosi, yang menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya.
3. Multitasker yang hemat waktu
Rata-rata orang berbicara sekitar 125-250 kata per menit, tetapi hanya mengetik sekitar 40 kata per menit. Mereka yang lebih suka mengirimkan voice note daripada teks sering kali hebat dalam mengerjakan banyak tugas sekaligus dan menghargai waktunya.
Mereka memahami bahwa berbicara lebih cepat daripada mengetik dan voice note memudahkan mereka untuk dapat mengatakan lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. Tak hanya itu, voice note juga memberikan kebebasan untuk melakukan banyak tugas.
Mereka dapat berbagi pikiran sambil memasak makan malam, mengemudi, atau bahkan berolahraga. Tidak perlu menghentikan apa yang mereka lakukan untuk mengetik pesan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
