
Gubernur Khofifah saat membagikan bunga mawar merah kepada massa buruh, sebagai tanda penghargaan dan solidaritas. (Juliana Christy / JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan telah menyetujui 17 tuntutan buruh yang disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Surabaya, Kamis (1/5). Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menemui massa buruh di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan.
Momen itu berlangsung meriah dan penuh semangat. Dari atas panggung utama, Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, menyapa ribuan buruh.
Setelah menyampaikan sambutan, suasana haru dan kebersamaan tercipta saat Khofifah memotong tumpeng dan meniup lilin ulang tahun di atas kue Hari Buruh sebagai simbol perayaan bersama. Ia juga membagikan bunga mawar merah kepada massa buruh sebagai tanda penghargaan dan solidaritas.
“Mereka dikawal, dan alhamdulillah semua bisa berjalan dengan baik. Rekomendasi mereka sudah kita bahas bersama dan kita setujui, ada 17 poin rekomendasi,” kata Khofifah setelah menemui massa.
Ia juga mengumumkan bahwa Pemprov Jatim tengah menyiapkan program pelatihan keterampilan profesional bagi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebanyak 10 ribu kuota disiapkan lengkap dengan sertifikasi keterampilan.
“Jawa Timur sedang menyiapkan 10 ribu program pelatihan profesional dengan sertifikasi bagi mereka yang menjadi korban PHK. Ini di luar program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya, mereka bisa naik kelas dan kembali terserap di dunia kerja,” ujarnya.
Program pelatihan ini akan berjalan seiring dengan JKP yang saat ini sudah dikoordinasikan bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Di sisi lain, Pemprov juga memperluas akses pendidikan bagi anak buruh. Selain kuota afirmasi 5 persen untuk masuk SMA negeri yang sudah berjalan sejak 2019, Pemprov juga menyiapkan beasiswa baru untuk jenjang SMA dan SMK swasta.
“Tahun ini kami akan meluncurkan program kebijakan pendidikan baru. Setiap sekolah swasta SMA maupun SMK akan mendapat kuota beasiswa untuk 10 siswa. Totalnya ada 30 ribu beasiswa untuk sekolah swasta, yang akan diumumkan oleh Kepala Dinas Pendidikan,” tambahnya.
Khofifah juga mengapresiasi kerja sama semua unsur Forkopimda dalam menjaga kondusivitas aksi. “Koordinasi dan pengawalan yang sangat baik ini merupakan bentuk penguatan kebersamaan. Terima kasih kepada Pak Kapolda, Pangdam, Pangkoarmada II, Kepala BIN Daerah, Dandrem 084, Kapolrestabes Surabaya, Kapolresta Sidoarjo, hingga Polres Gresik. Insya Allah, dengan penguatan kebersamaan ini, hasil terbaik bisa kita capai bersama,” tuturnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
