
Antrian panjang mobil saat akan memasuki gerbang tol Cikampek Utama arah Jakarta, Minggu (14/4/2024). Pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way, contraflow, dan ganjil-genap untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik Lebaran 2024.
JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup pelaksanaan sistem one way nasional untuk arus balik Lebaran 2025. Penutupan ini juga ditemani oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono dan Dirut Jasa Marga Subakti Syukur.
Penutupan one way nasional dilakukan pada pukul 08.00 WIB di Command Center KM 29, Tol Japek. Adapun pemberlakuan sistem satu arah dimulai dari KM 414 Tol Kalikangkung sampai dengan KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama).
Dalam penjelasannya, Menhub Dudy Purwagandhi mengungkap rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan arus balik tahun ini. Terlebih setelah pemberlakuan one way nasional.
"Alhamdulillah, tadi pukul 08.00 saya mewakili pemerintah menyatakan pemberlakuan one way nasional arus balik dinyatakan ditutup. Setelah melihat kondisi lalu lintas yang ada di jalan tol, khususnya yang sudah cukup landai, kami menyatakan bahwa one way nasional ini resmi ditutup," ungkap Dudy dalam keterangannya, Selasa (8/4).
Dudy juga mengapresiasi kerja sama antara sejumlah stakeholder dalam mengelola arus balik Lebaran 2025. Menurutnya, semua pihak telah memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat agar sampai tujuan dengan selamat.
"Kami berharap bahwa apa yang telah kami persiapkan dengan baik, bersama kepolisian, BUMN seperti Jasa Marga dan Jasa Raharja, serta seluruh stakeholders, dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pelaksanaan mudik dan arus balik tahun ini," ungkap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kakorlantas menyampaikan apresiasi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada para personel sebagai motivasi untuk memberikan kerja-kerja maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dia juga mengapresiasi kinerja petugas di lapangan yang sukses membuat tak adanya peristiwa kecelakaan menonjol selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.
"Operasi ketupat tahun ini cukup baik, cukup terkendali, tidak ada peristiwa yang menonjol, tidak ada kecelakaan yang menonjol, tentunya semuanya ini karena kehadiran rekan-rekan di lapangan," tutup dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022