Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 18.54 WIB

Antrean Mengular di Pelabuhan Ciwandan, Menhub Dudy: Belum Ada Penambahan Kapal

Amtrean panjang pemudik kendaraan roda dua menuju Sumatera terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (29/3) dini hari. (Humas Kemenhub). - Image

Amtrean panjang pemudik kendaraan roda dua menuju Sumatera terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (29/3) dini hari. (Humas Kemenhub).

JawaPos.com - Lonjakan pemudik kendaraan roda dua menuju Sumatera terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (29/3) dini hari. Antrean menuju kapal pun terjadi hingga menyebabkan sejumlah orang pingsan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa penambahan kapal mungkin saja dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Apabila terjadi lonjakan penumpang yang signifikan, maka penambahan kapal akan dilakukan. 

Namun, hingga saat ini belum dilakukan kebijakan penambahan kapal. Menurutnya, 53 unit kapal yang saat ini beroperasi masih bisa mengakomodir seluruh pemudik. 

“Sampai saat ini kebijakan untuk menambah jumlah  kapal belum dilakukan. Pasalnya, armada yang beroperasi saat ini sudah cukup untuk mengangkut para pemudik. Intinya, kami akan memastikan bahwa dermaga tidak boleh kosong, kapal harus selalu tersedia,” ujar Menhub Dudy saat meninjau Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu (29/3) dini hari.

Berdasarkan data yang dihimpun PT ASDP, jumlah kendaraan roda dua yang telah menyeberang ke Pulau Sumatera pada H-3 mencapai angka 21.863 unit. 
Menurut Dudy kepadatan di Pelabuhan Ciwandan masih dalam batas wajar. Para pemudik hanya perlu mengantre untuk masuk ke kapal, tanpa terjadi penumpukan ekstrem di luar area pelabuhan.

"Pada prediksi puncak mudik hari ini ada sekitar 21.863 kendaraan roda dua yang menyeberang ke Sumatera," ucapnya. 

Sejak awal, Menhub Dudy telah memprediksi bahwa H-3 Lebaran akan menjadi salah satu hari tersibuk. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti delaying system telah diterapkan guna mencegah kemacetan dan mempercepat proses keberangkatan kapal.

Menhub Dudy memastikan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi pelayanan mudik. Jika ditemukan kekurangan, perbaikan akan segera dilakukan demi kenyamanan pemudik.

"Sejauh ini pelayanan yang diberikan oleh operator dan para petugas di lapangan sudah sangat memadai jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami akan selalu terbuka untuk melakukan evaluasi," tegasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore