Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Maret 2025 | 23.14 WIB

Korlantas Polri Minta Kendaraan Sumbu Tiga ke Atas Berhenti Melintas Tol dan Jalur Arteri Selama Operasi Ketupat

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memeriksa kesiapan Operasi Ketupat 2025 di wilayah Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memeriksa kesiapan Operasi Ketupat 2025 di wilayah Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. (Polri)

JawaPos.com - Polri berencana melaksanakan Operasi Ketupat 2025 mulai 26 Maret-8 April 2025 mendatang. Selama operasi tersebut berjalan, Korlantas Polri meminta agar operasional kendaraan sumbu tiga ke atas dibatasi. Mereka meminta kendaraan-kendaraan besar itu tidak melintas di jalan tol maupun jalur arteri. 

Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho pada Sabtu (1/3). Dia menyampaikan bahwa saat ini ada banyak aduan dari masyarakat terkait dengan keberadaan kendaraan sumbu tiga ke atas. Mereka khawatir kendaraan-kendaraan besar tersebut memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. 

”Berkaitan dengan imbauan, kami mengharapkan karena pengalaman-pengalaman dan pertanyaan-pertanyaan dan bahkan saran kami untuk pembatasan (kendaraan) sumbu tiga ke atas jadi tidak window system. Tapi, kalau operasinya mulai tanggal 26 (Maret) sampai 8 (April) itu sepanjang operasi banyak yang menyarankan untuk tidak bisa beroperasi sumbu tiga,” kata Agus. 

Karena itu, Agus menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Tujuannya untuk menghadirkan solusi yang pas dan tepat untuk semua pihak. ”Dan nanti akan kami bawa ke rapat tingkat pusat untuk dibuat solusi kira-kira cara bertindak yang tepat seperti apa," terang dia.

Sesuai dengan rencana yang sudah mereka buat, Polri akan menyelenggarakan Operasi Ketupat mulai 26 Maret-8 April 2025. Merujuk angka pemudik tahun lalu, Polri menyampaikan bahwa jumlah pemudik tahun ini lebih dari seratus juta orang. Angka pastinya akan dilihat lebih dalam melalui survei yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

”Pengalaman tahun lalu (jumlah pemudik) di atas 100 juta. Makanya, kami akan selalu antisipasi. Nanti hasil survei terbaru oleh pihak perhubungan, kami akan diberi tahu. Dan insya Allah pertengahan Maret nanti, kami akan lakukan rapat lintas sektoral,” kata Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Irjen Endi Sutendi pada Senin malam (24/2).

Polri sudah menyiapkan ratusan ribu personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Angkanya mencapai 164 ribu personel. Baik level Mabes Polri maupun polda. ”Jumlah personel seluruhnya sekitar 164.278, untuk dari Mabes Polri sendiri 1.165, kemudian dari jajaran polda, sekitar 90 ribu lebih, kemudian instansi terkait 70 ribu lebih,” terang dia. 

 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore