
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memeriksa kesiapan Operasi Ketupat 2025 di wilayah Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. (Polri)
JawaPos.com - Polri berencana melaksanakan Operasi Ketupat 2025 mulai 26 Maret-8 April 2025 mendatang. Selama operasi tersebut berjalan, Korlantas Polri meminta agar operasional kendaraan sumbu tiga ke atas dibatasi. Mereka meminta kendaraan-kendaraan besar itu tidak melintas di jalan tol maupun jalur arteri.
Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho pada Sabtu (1/3). Dia menyampaikan bahwa saat ini ada banyak aduan dari masyarakat terkait dengan keberadaan kendaraan sumbu tiga ke atas. Mereka khawatir kendaraan-kendaraan besar tersebut memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
”Berkaitan dengan imbauan, kami mengharapkan karena pengalaman-pengalaman dan pertanyaan-pertanyaan dan bahkan saran kami untuk pembatasan (kendaraan) sumbu tiga ke atas jadi tidak window system. Tapi, kalau operasinya mulai tanggal 26 (Maret) sampai 8 (April) itu sepanjang operasi banyak yang menyarankan untuk tidak bisa beroperasi sumbu tiga,” kata Agus.
Karena itu, Agus menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Tujuannya untuk menghadirkan solusi yang pas dan tepat untuk semua pihak. ”Dan nanti akan kami bawa ke rapat tingkat pusat untuk dibuat solusi kira-kira cara bertindak yang tepat seperti apa," terang dia.
Sesuai dengan rencana yang sudah mereka buat, Polri akan menyelenggarakan Operasi Ketupat mulai 26 Maret-8 April 2025. Merujuk angka pemudik tahun lalu, Polri menyampaikan bahwa jumlah pemudik tahun ini lebih dari seratus juta orang. Angka pastinya akan dilihat lebih dalam melalui survei yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
”Pengalaman tahun lalu (jumlah pemudik) di atas 100 juta. Makanya, kami akan selalu antisipasi. Nanti hasil survei terbaru oleh pihak perhubungan, kami akan diberi tahu. Dan insya Allah pertengahan Maret nanti, kami akan lakukan rapat lintas sektoral,” kata Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Irjen Endi Sutendi pada Senin malam (24/2).
Polri sudah menyiapkan ratusan ribu personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Angkanya mencapai 164 ribu personel. Baik level Mabes Polri maupun polda. ”Jumlah personel seluruhnya sekitar 164.278, untuk dari Mabes Polri sendiri 1.165, kemudian dari jajaran polda, sekitar 90 ribu lebih, kemudian instansi terkait 70 ribu lebih,” terang dia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
