
Mensos Tri Rismaharini. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Sejak dilantik sebagai menteri sosial, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung mulai bekerja. Pada weekend dan hari libur Natal, Risma langsung merapikan segala keperluan pendukung tugasnya di Jakarta, termasuk pakaiannya.
Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu mengaku belum mempersiapkan diri dengan cukup untuk boyongan ke DKI Jakarta, untuk memulai tugas sebagai menteri sosial.
”Waktu dipanggil Presiden Joko Widodo kemarin, saya belum ada persiapan. Maka dari itu, ini balik ke Surabaya, untuk bersih-bersih dan bawa keperluan saat kerja di sana,” tutur Risma pada Jumat (25/12).
Risma berencana berada di Surabaya pada Minggu (27/12). Dia akan kembali ke Jakarta pada Senin (28/12) untuk mulai bekerja. Kemungkinan besar, Risma akan bertolak ke Jakarta melalui jalur darat, sama saat ia berangkat dari Jakarta ke Surabaya. ”Kemarin balik Surabaya melalui jalur darat, kemungkinan ke Jakarta melalui jalur darat juga,” terang Risma.
Dia mengaku menggunakan jalur darat memiliki banyak kelebihan. Misalnya, dapat berhenti kapanpun. Risma berencana melakukan pemberhentian di berbagai desa untuk memastikan siapa yang membutuhkan bantuan dari kemensos.
”Sekalian melakukan pengecekan di daerah-daerah yang memerlukan bantuan,” kata Risma.
Tidak hanya itu. Risma mengaku perjalanan kembali dilakukan tanpa pengawalan. Saat melakukan wawancara pun Risma juga tidak ditemani pengawal.
Sebelumnya, Risma dan lima menteri lainnya dilantik presiden, di Istana Negara pada Rabu (23/12) pagi. Siang harinya, Risma melakukan seremoni serah terima jabatan dengan Mensos Ad Interim Muhadjir Effendy di kantor kementerian sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Risma mengaku, penanganan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) bukan pekerjaan mudah. Dia berkaca pada jabatannya sebagai wali Kota Surabaya dalam menangani berbagai jenis PPKS seperti gelandang, pengemis, pengamen, ataupun prostitusi.
Risma menyatakan akan menuntaskan penyaluran bantuan sosial baik akhir tahun ini maupun awal 2021, dan juga pemutakhiran DTKS. ”Realisasi anggaran awal tahun itu penting untuk mengerakkan roda perekonomian,” ucap Risma.
Untuk memperkuat perekonomian masyarakat, Mensos Risma, akan memberikan perhatian kepada penguatan perekonomian. Kepada PPKS, akan ditanamkan pemahaman, bila mau mendapat penghasilan harus bekerja, bukan meminta-minta. Dengan tantangan yang berat, Risma mengajak jajarannya untuk bergandeng tangan membangun kebersamaan dan tidak ada sekat.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=i3nh2t-TV3c

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
