
Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengusulkan Komisi VIII DPR RI membentuk panitia kerja (Panja) agar kekerasan terhadap ulama dan perusakan masjid serta mushola yang marak terjadi belakangan bisa diusut tuntas.
JawaPos.com - Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) harus dijaga. Semua itu bermula dari menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan bahwa pada masa lalu bangsa ini menghadapi sejumlah masa kelam. Namun, berkat persatuan dan kesatuan, NKRI dapat tetap utuh.
Dia mengingatkan kepada generasi muda agar memahami tetap utuhnya NKRI. Yakni, terdapat perjuangan dan kerja keras para pejuang dan tokoh bangsa dalam mempertahankan NKRI.
Para pejuang itu berasal dari suku, agama, pendidikan, organisasi dan daerah yang berbeda. Semua itu karena mereka mengimplementasikan etika, akhlak, moralitas yang begitu luar biasa. "Selain itu terdapat sikap keberanian dan pantang menyerah," kata pimpinan MPR dari PKS itu.
“Begitu besarnya keberagaman yang ada, tapi tidak ada satu pun dari mereka yang menunjukkan sifat mau menang sendiri, angkuh, tidak mau musyawarah. Yang dimunculkan oleh mereka adalah kebersamaan, saling mengisi dengan satu tujuan Indonesia merdeka,” sambung HNW dalam sambutannya secara virtual pada acara Temu Tokoh Nasional/Kebangsaan kerjasama MPR dengan Garuda Keadilan Sumatera Barat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sabtu (24/10).
Dalam acara yang bertema ‘Peran Pemuda Dalam Memperkuat Demokrasi dan NKRI’ tersebut dihadiri anggota Garuda Keadilan, para tokoh dan masyarakat sekitar.
Lebih jauh HNW mengatakan, keunggulan-keunggulan yang ada pada diri pribadi masing-masing tokoh bangsa tidak lantas menjadi sesuatu yang diperdebatkan. Malah disatukan dan dijadikan kekuatan besar untuk mencapai tujuan mulia bersama. “Mereka benar-benar memberikan teladan bagaimana mengedepankan etika dan akhlak yang mulia,” ujarnya.
Bagi HNW, keteladanan para tokoh bangsa sangat hebat. Maka dari itu, rakyat Indonesia di era modern dapat lebih semangat menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab, semuanya sudah serbaada dan serbamudah. Rakyat Indonesia harus lebih beretika dan lebih kuat," tandasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=D_yaZwUyads&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
