
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Amri Yusuf memberikan paparan terkait laporan pengelolaan keuangan haji tahun 2023 saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/8/2024). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
JawaPos.com - Musim haji 2025 terus berjalan. Rencananya awal Mei tahun depan, jamaah sudah mulai diberangkatkan ke Arab Saudi. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan siap mengucurkan dana untuk keperluan jamaah.
Keterangan tersebut disampaikan Anggota BPKH Amri Yusuf. Dia mengatakan BPKH terus mengoptimalkan kelolaan dana haji. Tujuan nya untuk mendukung penyelenggaraan haji dengan kualitas yang lebih baik. Amri lantas menyampaikan perkembangan dana haji yang mereka kelola.
Dia mengatakan sampai dengan November 2024, total dana haji yang mereka kelola sekitar Rp 170 triliun. "Untuk Desember ini kan (bulannya) belum selesai," kata Amri di sela penanaman pohon mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta pada Sabtu (7/12).
Dia menjelaskan dari dana haji tersebut, sampai dengan November lalu BPKH sudah berhasil mencatatkan hasil investasi Rp 10,5 triliun. Hasil investasi ini nantinya digunakan sebagai nilai manfaat pengurang biaya haji. Serta dibagikan ke rekening virtual seluruh jamaah yang antre.
Baca Juga: Presiden Prabowo Kenalkan Pengusaha Terkemuka Kalimantan Haji Isam ke Investor Jepang di Istana
Dia menegaskan sudah siap membiayai penyelenggaraan haji 2025. Bahkan BPKH sudah menyampaikan hitungan biaya haji ke Kemenag. Nantinya usulan biaya haji itu dibahas bersama dengan DPR. "Dana tersebut diharapkan bisa mensupport kegiatan haji yang akan dilakukan pada 2025, insya Allah BPKH siap," kata dia.
Sementara itu Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati memimpin penanaman pohon di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk dalam rangka milad ke-7 BPKH. Dia mengatakan kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPKH untuk mendukung gerakan net zero emission. Sekaligus membangun green economy sesuai visi pemerintah.
"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa BPKH memiliki peran penting sebagai salah satu lembaga yang ikut serta menjaga dan melestarikan bumi," katanya. Melalui program itu, BPKH berharap tidak hanya menanam ribuan pohon mangrove. Tetapi juga menanam kesadaran di hati untuk terus menjaga alam dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama Anggota Dewan Pengawas BPKH Rojikin menambahkan penanaman mangrove dan pelepasliaran burung di Angke Kapuk ini adalah bentuk kepedulian BPKH terhadap lingkungan serta seluruh elemen makhluk hidup yang ada di dalamnya. Sesuai dengan amanah yang diberikan kepada BPKH, untuk mengelola Dana Abadi Umat (DAU) dan nilai manfaatnya bagi kemaslahatan umat, termasuk dalam hal ini menjaga kelestarian lingkungan. "Karena sebaik-baiknya manusia ialah mereka yang juga peduli terhadap lingkungan," pungkasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
