
Bahlil Lahadalia (tengah). (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya buka suara usai kelulusannya dalam Program Doktor di Universitas Indonesia ditangguhkan.
Bahlil mengaku tak tahu menahu soal isi surat penangguhan yang telah beredar. Dia justru mengatakan bahwa gelar doktornya bukan ditangguhkan, tapi karena memang wisudanya masih akan berlangsung pada Desember mendatang.
"Saya belum tahu isinya. Tapi yang jelas bahwa kalau rekomendasinya mungkin sudah dapat. Itu yang saya pahami bukan ditangguhkan, memang wisuda saya itu harusnya di Desember," ujar Bahlil kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).
Lebih lanjut, Bahlil juga memastikan bahwa kelulusannya di Program Doktor UI baru akan ditetapkan setelah yudisium. Sementara, kata dia, yudisium itu baru akan digelar Desember mendatang.
Saat ini, jelas Bahlil, seusai dirinya menyampaikan disertasi saat sidang promosi doktor, memang ada sejumlah perbaikan yang perlu diselesaikan.
"Saya dinyatakan lulus itu setelah yudisium, dan yudisium saya kan Desember. Kalau kemarin disertasi saya itu, disertasi itu kan, ada perbaikan disertasi. Jadi setelah perbaikan disertasi baru dinyatakan selesai," jelas Bahlil.
Meski begitu, Bahlil enggan menjelaskan lebih detail terkait hal ini. Ia justru meminta wartawan untuk menanyakan ke manajemen UI. “Selebihnya, nanti tanya di UI saja ya,” pungkas Bahlil.
Sebelumnya, Universitas Indonesia menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bahwa kelulusan Bahlil Lahadalia di Program Doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI ditangguhkan.
Keputusan itu sebagaimana diambil dalam Rapat Koordinasi 4 (empat) Organ UI, yang merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen UI untuk terus meningkatkan tata kelola akademik yang lebih baik, transparan, dan berlandaskan keadilan.
Dewan Guru Besar (DGB) UI akan melakukan sidang etik terhadap potensi pelanggaran yang dilakukan dalam proses pembimbingan mahasiswa Program Doktor (S3) di SKSG.
Langkah ini diambil untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di UI dilakukan secara profesional dan bebas dari potensi konflik kepentingan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
