
ILUSTRASI JOKOWI. (AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Setiap awal pasti ada akhir. Termasuk juga kekuasaan. Hari ini (19/10) merupakan hari terakhir periode masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai eksekutif. Khusus bagi Jokowi, berbagai dinamika mengiringi masa tugasnya memimpin Indonesia.
Suasana Istana Kepresidenan di Jakarta kemarin (18/10) terlihat sibuk. Presiden Jokowi mengundang Wapres, para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga untuk makan siang bersama. Momen itu sekaligus jadi ajang perpisahan Kabinet Indonesia Maju.
Acara dimulai dengan sambutan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang memberikan pengantar.
"Selamat datang di Istana Negara. Ini adalah acara makan siang bersama. Agenda utamanya nanti Bapak Presiden yang menyampaikan," ujar Pratikno.
Makanan Nusantara menjadi menu yang disajikan. Ada asinan, nasi liwet, soto bangkong, pempek, hingga kambing guling.
Di meja utama, Presiden Jokowi duduk bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Presiden terpilih Prabowo Subianto, Mensesneg Pratikno, serta Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menteri-menteri lain berada di meja masing-masing. Di tengah acara, Jokowi berpindah meja untuk menghampiri para menteri.
Di pengujung jamuan, Kepala Negara memberikan sambutan. Dia memulai dengan mengingat perjalanan 10 tahun pemerintahannya. "Kita telah lalui bersama-sama, banyak tantangan-tantangan yang kita diskusikan, kita debatkan, kita ramaikan di dalam rapat-rapat kabinet, rapat terbatas, dan rapat internal," ujar Jokowi.
Dia berharap apa yang telah dikerjakan bersama dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara. "Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, atas support, atas kerja keras untuk negara ini," ucapnya. Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan selamat bekerja kepada Prabowo selaku presiden terpilih dan calon kabinet barunya.
"Hari Minggu siang saya akan pulang ke Solo," ujarnya. Jokowi pun mempersilakan mereka untuk mampir ke Solo. "Kalau ada yang pas ke Jogja, 30 menit nanti lewat tol bisa silakan kalau ada yang ingin ke Solo. Kalau pakai jalan tol ada yang ke Surabaya, lewatnya pasti harus lewat Solo, silakan juga kalau ingin mampir ke rumah," ucap Kepala Negara.
Menko PMK Muhadjir Effendy merasa momen tersebut mengharukan. Dia sudah menjadi pembantu Jokowi sejak delapan tahun lalu. "Beliau (Jokowi) pidatonya hanya sebentar. Itu yang membuat terharu karena akan berpisah,’’ ujarnya.
"Pak Jokowi berterima kasih kepada semua yang membantu. Baik yang sudah membantu 10 tahun atau yang baru sebulan sembilan hari seperti Gus Ipul (Saifullah Yusuf)," lanjutnya.
Muhadjir punya kesan sendiri soal Jokowi. "Beliau ini seorang yang belajar, dia tidak banyak memberikan arahan kepada pembantunya, justru banyak mendengarkan. Bahkan, beliau mencatat," katanya.
jOKOBaca Juga: Pamitan, Jokowi Berharap yang Dilakukan dalam 10 Tahun Terakhir Bermanfaat bagi Rakyat
Bingkai 10 Tahun Kabinet Indonesia Maju
Dari sisi capaian, sejumlah sorotan mengiringi kinerja Jokowi selama 10 tahun. Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia Ubaid Matraji mengkritisi jargon revolusi mental yang digaungkan Jokowi. "Kalau berangkat dari branding revolusi mental, sepuluh tahun tidak ada hasilnya apa-apa," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
