SPS-1 Anti Drone jadi senjata orisinil buatan Indonesia yang dirancang dan diproduksi oleh PT Pindad. (Pindad)
JawaPos.com - Industri Pertahanan dalam negeri semakin terus menunjukkan taji. Mereka mampu memproduksi berbagai senjata untuk memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Salah satunya Senjata Pelumpuh Senyap Seri 1 atau SPS-1.
Senjata buatan PT Pindad itu adalah senjata anti drone yang sudah digunakan saat HUT ke-19 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca Juga: Perjalanan Epik Islam Makhachev, dari Taekwondo di Usia 7 Tahun hingga Jadi Raja Octagon UFC
Dalam agenda bersejarah itu, SPS-1 digunakan untuk mendukung tugas pengamanan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Terpilih Prabowo Subianto, dan para tamu negara. Melalui keterangan resmi, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Sigit P. Santosa membeber keunggulan senjata anti drone tersebut.
Menurut Sigit, SPS-1 adalah senjata anti drone pertama di dunia yang mengintegrasikan senjata soft kill atau anti drone dan hard kill atau senjata api. ”Seratus persen hasil pengembangan dalam negeri yang mengoptimalkan TKDN,” terang dia. Kehebatan senjata tersebut semakin bertambah bila dikombinasikan dengan Maung MV3 Mobile Jammer.
Senjata anti drone dan mobile jammer itu dikerahkan untuk melindungi presiden, presiden terpilih, dan tamu negara dari ancaman drone ilegal.
”Juga sebagai upaya mewujudkan kemandirian alutsista,” imbuhnya. SPS-1 Anti Drone juga lebih efektif karena hanya membutuhkan satu orang operator. Sehingga senjata anti drone itu bisa diandalkan untuk mobilitas tinggi.
SPS-1 sebagai Senjata Anti Drone SPS-1 memiliki kemampuan menetralisir ancaman drone dengan dua metode sekaligus. Pertama soft kill untuk menonaktifkan drone yang mengancam dengan menutup akses kendali pada jarak 500 meter. Kedua hard kill yang bersifat destruktif atau menghancurkan drone pada jarak 150 meter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
